Air Terjun Ceuraceu, Surga Kecil yang Tersembunyi di Abdya
tak sedikit para pengunjung yang sebelumnya kelelahan, langsung loncat dan mandi di air terjun nan dingin bagaikan es tersebut
Penulis: Rahmat Saputra | Editor: Muhammad Hadi
Air Terjun Ceuraceu, Surga Kecil yang Tersembunyi di Abdya
Laporan Rahmat Saputra I Aceh Barat Daya
SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Jika anda berkunjung kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), tak salahnya singgah dan menikmati pesona wisata di bumoe breuh sigupai.
Abdya, selain dikenal dengan kota dagang dan memiliki potensi pertanian yang menjanjikan.
Juga tak kalah penting, Abdya juga memiliki sumber daya alam dan objek wisata indah yang patut dikunjungi.
Baca: 316 Putra Putri Aceh Ikut Seleksi Calon Mahasiswa di Timur Tengah, Ini Lima Sikap IKAT kepada Menag
Karena memberikan suasana menyenangkan bagi wisatawan yang sedang liburan di Abdya.
Salah satu objek wisata yang wajib anda kunjungi, khususnya bagi para petualang adalah Air Terjun Ceuraceu.
Air Terjun Ceuraceu yang masih asri bak 'Surga Kecil' di Abdya itu.
Lokasinya terletak di Kecamatan Kuala Batee tepatnya berada di Desa Drien Beurumbang, salah satu Gampong hasil dari pemekaran Gampong Krueng Batee, Kecamatan Kuala Batee.
Baca: Pelunasan BPIH Tahap Keempat akan Dibuka, Ini Kriteria CJH yang Berhak Melunasi
Untuk menuju puncak Air Terjun Ceuraceu itu.
Warga harus berjalan kaki, karena belum ada akses jalan yang bisa dilintasi roda dua maupun roda empat.
Sehingga kendaraan anda harus diparkir di rumah warga ataupun di Kompleks Balai Benih Ikan Krueng Batee yang berjarak 300 meter dari Jalan Nasional Tapaktuan-Banda Aceh.
Sebelum pergi, maka patut mempersiapkan, sejumlah peralatan berpetualang, dan tak kalah penting makanan ringan, dan minuman.
Karena di puncak sana tak ada warung ataupun kios untuk dihampiri, saat perut keroncongan.
Baca: Satu Mobil Innova Terbalik Akibat Jalan Bergelombang di Lhok Kruet Aceh Jaya
Sepanjang perjalanan, harus melewati kawasan hutan dan sungai kecil berkelok-kelok dan arusnya cukup deras, serta jalur bebatuan yang sedikit terjal.
Perjalanan yang asik dan menantang itu, membutuhkan waktu 30 hingga 45 menit.
Namun, waktu 45 menit tak berasa lama bagi anda berjiwa petualang.
Meski terik matahari, hawa sejuk yang dipancarkan dari sungai, berasa berjalan di dalam ruang yang dingin dengan suhu 14 Derajat, apalagi saat kita melintas di sungai.
Selain suhu nan dingin, sejak 5 menit perjalanan dimulai hingga puncak Air Terjun, gemercik suara air dan sesekali terdengar serta merdunya suara burung akan menemani perjalanan anda.
Baca: Lagi, Kebakaran Lahan di Aceh Besar dan Terjadi di Peukan Bada
Bila kelelahan saat naik turun tanjakan yang curam, tak salahlah beristirahat dan berswafoto (berselfie) di tepi sungai yang memiliki air yang jernih dan terasa dingin.
Harus diakui, wisata alam ini tidak cocok dengan anak-anak, lantaran medan yang berat.
Perjalan akan berakhir, ketika menjumpai palang dengan bertuluskan 'welcom to ceuraceu'.
Setiba di sini, tak sedikit para pengunjung yang sebelumnya kelelahan, langsung loncat dan mandi di air terjun nan dingin bagaikan es tersebut.
Tak heran, setiba di air terjun itu, para pengunjung takjub dan tidak ingin cepat-cepat meninggalkan hutan Krueng Batee tersebut.
Baca: Fakta Pelajar SMK Rekam Adegan Mesum Dalam Kelas, Siswi: Jangan Ko Kasi Nyala Blitz-nya
Dengan adanya wisata Air Terjun Ceuraceu ini, semakin menegaskan Abdya memiliki pesona alam yang tidak ada habisnya.
Hanya saja, Air Terjun Ceuraceu ini perlu perhatian dan keseriusan seluruh pihak untuk mengelolanya, khususnya perangkat desa setempat.
Karena, Ceuraceu memiliki pontensi yang sangat luar biasa, dan bisa meningkatkan ekonomi keluarga kurang mampu, dan bisa mengurangi pengangguran.
Semoga ke depannya Air Terjun, Ceuraceu akan menjadi 'Surga Kecil' nan indah di Abdya. (*)
Baca: Seorang Pemuda Asal Aceh Timur Meninggal Akibat Tabrakan di Bireuen