Ini Penyakit yang Paling Banyak Ditanggung BPJS Kesehatan

Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Sumatera Utara-Aceh, dr Mariamah MM menyampaikan pada kasus-kasus rawat jalan di Aceh, penyakit yang paling...

Ini Penyakit yang Paling Banyak Ditanggung BPJS Kesehatan
SERAMBINEWS.COM/MAWADDATUL HUSNA
Pihak BPJS Kesehatan dan Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) melakukan konferensi pers pada sarasehan BPJS Kesehatan bersama PWRI, di Gedung Amel Convention, Banda Aceh, Rabu (19/6/2019). 

Ini Penyakit yang Paling Banyak Ditanggung BPJS Kesehatan

Laporan Mawaddatul Husna | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Sumatera Utara-Aceh, dr Mariamah MM menyampaikan pada kasus-kasus rawat jalan di Aceh, penyakit yang paling banyak ditanggung oleh Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan adalah hipertensi, diabetes, dan fisioterapi. 

Sementara untuk kasus rawat inap didominasi oleh penyakit gangguan saluran percernaan.

“Kasus-kasus rawat jalan itu yang paling banyak adalah kasus-kasus kontrol ulang yang berasal dari penyakit kronis, hipertensi, diabetes yang apabila berkelanjutan dan tidak dikelola dengan baik, maka bisa terjadi gagal ginjal,” kata Mariamah dalam konferensi pers kegiatan “Sarasehan BPJS Kesehatan bersama Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI)”, di Gedung Amel Convention, Banda Aceh, Rabu (19/6/2019).

Ia menyebutkan saat ini peserta JKN-KIS seluruh Indonesia mencapai 222 juta jiwa lebih, sementara di Aceh jumlah pesertanya setara dengan jumlah penduduk Aceh yang mencapai 5 juta jiwa lebih. 

Jumlah tersebut juga sudah termasuk para pensiunan PNS yang tergabung dalam PWRI Aceh.

Melalui kegiatan sarasehan tersebut, Mariamah berharap dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai program JKN-KIS, sehingga bisa memperoleh jaminan pelayanan kesehatan dengan lancar.

Baca: Sekda Aceh Hadiri Rapat Koordinasi FORDASI di Jakarta

Baca: Jumlah Menikah Naik Drastis, Stok Buku Nikah di Abdya Tersisa untuk 70 Pasangan

Baca: Tak Layak Terima Bansos, 348 Warga Abdya Dicoret dari Daftar Basis Data Terpadu

Pada kesempatan itu juga hadir praktisi kesehatan untuk mempromosikan pola hidup sehat kepada peserta JKN-KIS. 

Kehadiran praktisi kesehatan ini diharapkan dapat menginspirasi masyarakat untuk memahami perilaku hidup sehat dalam keseharian.

Turut hadir juga Deputi Direksi Bidang Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan, Arief Syaefuddin, Pengurus Besar PWRI, Drs H Djoko Sidik Pramono MM, dan Ketua PWRI Aceh, Drs H Idrus Hayat MSi. (*)

Penulis: Mawaddatul Husna
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved