Ketua MPU Aceh: Keharaman PUBG Mirip dengan Khamar

Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh mengeluarkan fatwa haram terhadap game game PlayerUnknown's Battlegrounds (PUBG),

Ketua MPU Aceh: Keharaman PUBG Mirip dengan Khamar
SERAMBINEWS.COM/EDDY FITRIADY
Ketua MPU Aceh, Prof Dr Tgk H Muslim Ibrahim MA 

Laporan Eddy Fitriady | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh mengeluarkan fatwa haram terhadap game game PlayerUnknown's Battlegrounds (PUBG), dan sejenisnya yang mengandung unsur kebrutalan.

Dalam rapat paripurna MPU Aceh yang mengkaji game tersebut berdasarkan fiqh Islam, informasi teknologi, dan psikologi, Rabu (19/6/2019), ditetapkan bahwa hukum bermain game PUBG dan sejenisnya adalah haram.

Sekadar diketahui, PUBG merupakan game peperangan bergenre First Person Shooter (FPS) yang bisa dimainkan di smartphone. Game berjenis ini membuat penggunanya bisa bermain dengan sudut pandang orang pertama, sehingga dapat merasakan sensasi ‘real’ seolah berada di medan peperangan.

Ketua MPU Aceh, Prof Dr Tgk H Muslim Ibrahim MA kepada Serambinews.com, Rabu (19/6/2019) mengatakan, pengharaman game tersebut berdasarkan empat hal, yakni game itu mengandung unsur kekerasan dan kebrutalan.

Hal itu berpotensi mempengaruhi perubahan perilaku penggunanya menjadi negatif, berpotensi menimbulkan perilaku agresif dan kecanduan pada level berbahaya, hingga mengandung unsur penghinaan terhadap simbol-simbol Islam.

Bahkan, meskipun tidak tertulis di dalam fatwa, Prof Dr Tgk H Muslim Ibrahim MA meyakini bahwa kecanduan serta akibat yang ditimbulkan dari game PUBG dan sejenisnya, mirip sekali dengan akibat yang ditimbulkan oleh khamar termasuk ganja.

“Bermain game ini mirip minum khamar. Dalam Alquran disebutkan bahwa khamar itu ada faedahnya, tapi kesalahan atau kejahatannya itu jauh lebih banyak. Mengonsumsinya, menyebarkannya, mirip dengan khamar. Saya kira bisa dikiaskan walaupun kami tidak tulis seperti itu,” ucap dia.

Dalam sidang paripurna yang berlangsung tiga hari itu, pihaknya memperhatikan risalah yang disiapkan Panitia Musywarah (Panmus) MPU Aceh, dengan Koordinator Tgk H Faisal Ali, Ketua Tgk H Muhammad Hatta Lc MEd, Sekretaris Dr Tgk M Fajarul Falah MA, dan empat anggota MPU lainnya.

Risalah itu disarikan dari makalah Prof Dr Tgk H Muslim Ibrahim MA dengan judul ‘Hukum dan Dampak Game PUBG dan Sejenisnya Menurut Fiqh Islam’, Teuku Farhan SIKom dengan judul ‘Tujuan dan Fungsi Game PUBG dan Sejenisnya Dalam Dunia Informasi Teknologi’, serta Yusniar MSi Psikolog dengan judul ‘Pengaruh Game PUBG dan Sejenisnya Menurut Tinjauan Psikologi’.

Halaman
12
Penulis: Eddy Fitriadi
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved