Breaking News:

Invest In Aceh

Jalan Tol dan Kereta Api Aceh Dipaparkan pada KTT IMT-GT di Bangkok Thailand

Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle atau IMT-GT berdiri pada Pertemuan Tingkat Menteri (PTM) ke-1 di Langkawi, Malaysia, pada 20 Juli 1993.

Penulis: Zainal Arifin M Nur | Editor: Zaenal
ANAK-ANAK melintas di rel kereta api kawasan Desa Geulumpang Sulu Barat, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, Rabu (11/12/2014).SERAMBI/NURUL HAYATI 

Yaitu, jalur penerbangan Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM)-Penang dan SIM-Kuala Lumpur, Malaysia, menggunakan pesawat Air Asia dan Fire fly.

Sementara masih terhambat adalah jalur Sabang-Langkawi.

Aulia menyebutkan, hanya ada sekali penerbangan jalur ini yaitu pada tanggal 1 Maret 2018 lalu, menggunakan pesawat carter Prima Air dari Malaysia, setelah itu berhenti.

Begitu juga untuk jalur Sabang-Phuket-Langkawi (Sapula).

Kendalanya adalah jumlah penumpang yang masih terbatas.

“Kemudian untuk jalur Sabang-Phuket-Krabi juga belum jalan,” ungkap Aulia Sofyan.

Untuk jalur laut, Aulia Sofyan menyebutkan, rute Kuala Langsa-Penang juga sudah pernah dibuka.

Namun aktivitasnya terhenti karena terbatasnya jumlah penumpang dan barang yang diangkut ke Malaysia.

Baca: Akses ke Forum IMT-GT Tiba-tiba Tertutup

Baca: Atlet Petanque Unsyiah Rebut Emas di Even 20th IMT-GT Varsity Carnival Malaysia

Tol dan Kereta Api

Pada pertemuan tersebut, Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, memaparkan kemajuan pembangunan infrastruktur di Aceh, terutama pembangunan jalan tol untuk rute Banda Aceh-Sigli sepanjang 74 Km.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved