Massa Bakar Mobil Toyota Hiace di Lhoong Aceh Besar, Ini Pemicunya

minibus Haice BL 7301 EZ tersebut datang dari arah Banda Aceh menuju ke Meulaboh, Aceh Barat

Massa Bakar Mobil Toyota Hiace di Lhoong Aceh Besar, Ini Pemicunya
FOR SERAMBINEWS.COM
Mobil penumpang Toyota Hiace BL 7301 EZ yang dibakar massa setelah menabrak dua pengendara sepeda motor yang meninggal dunia di lokasi kejadian, di Jalan Banda Aceh-Meulaboh, Km 45, Gampong Meunasah Krueng Kala, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar, Senin (1/7/2019) malam 

Massa Bakar Mobil Toyota Hiace di Lhoong Aceh Besar, Ini Pemicunya

Laporan Misran Asri | Aceh Besar 

SERAMBINEWS.COM, JANTHO – Massa di Kecamatan Lhoong, Aceh Besar, membakar mobil penumpang Toyota Hiace BL 7301 EZ, Senin (1/7/2019) malam, sekitar pukul 21.45 WIB.

Pemicunya diawali oleh perilaku sopir mobil Toyota Hiace tersebut yang diduga ugal-ugalan saat mengemudikan mobil tersebut.

Sehingga menambrak dua remaja yang tengah mengendarai sepeda motor (sepmor) dari arah yang berlawanan di Jalan Banda Aceh-Meulaboh, Km 45 Gampong Meunasah Krueng Kala, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar.

Baca: Burung Merpati Ini Laku Terjual Rp 1 Miliar, Pemiliknya Kaget, Ternyata Ini Kemampuannya

Baca: Di Aceh Selatan, Harga TBS Anjlok Hingga Menyentuh Rp 680 per Kilogram

Malang nasib kedua remaja atas nama Rudi (15) dan rekannya Feri Saputra (17), yang keduanya tercatat sebagai warga Gampong Paro, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar, meninggal dunia di lokasi kejadian.

Terkait dengan peristiwa kecelakaan tersebut, Serambinews.com, pertama sekali memperoleh informasi itu disampaikan Armiadi, tokoh masyarakat Lhoong, Selasa (2/7/2019).

Menurutnya, minibus Haice BL 7301 EZ tersebut datang dari arah Banda Aceh menuju ke Meulaboh, Aceh Barat.

“Mobil minibus Toyota Hiace itu kejar-kejaran dengan minibus yang ada di depannya. Jadi, pada saat hendak mendahului mobil di depannya itu, mobil penumpang Toyota Haice itu langsung menyambar sepeda motor yang dikendarai oleh Feri yang berboncengan dengan Rudi yang datang dari arah berlawanan,” kata Armiadi.

Baca: Seorang Wanita Ditalak Tiga dan Dipukuli Suaminya Gara-gara Minta Uang Rp 6.000 Buat Beli Sayuran

Baca: Seorang Wanita Ditalak Tiga dan Dipukuli Suaminya Gara-gara Minta Uang Rp 6.000 Buat Beli Sayuran

Menurutnya, kedua korban masih berstatus siswa SMA Lhoong dan saat kejadian itu mereka baru pulang dari Pasar Lhoong.

Halaman
12
Penulis: Misran Asri
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved