Dr Terawan Sebut Suatu Saat Indonesia Bisa Jadi Negara Super Power

Sekarang ini menurutnya, ketergantungan di bidang kesehatan menjadi peranan utama mumpung orang lain belum memperhatikan.

Dr Terawan Sebut Suatu Saat Indonesia Bisa Jadi Negara Super Power
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Mayjen TNI Dr.dr.Terawan Agus Putranto, Sp.Rad (K), Kepala RSPAD Jakarta 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

SERAMBINEWS.COM, TOKYO - Kepala RSPAD Jakarta, Mayjen TNI Dr dr Terawan Agus Putranto, Sp.Rad (K) merasa senang karena dunia mulai mengakui pentingnya aliran darah di otak yang ditekuninya selama ini serta kehadirannya dalam rangka seminar celebral (aliran darah) pertama kali di Jepang.

"Amerika Serikat bisa menjadi super power karena senjatanya. China bisa menjadi super power karena ekonominya, daya menjualnya yang tinggi. Suatu saat Indonesia juga bisa menjadi negara super power kalau mampu inovasi teknologi kesehatan yang baik, yang belum mereka pikirkan bisa mempengaruhi mereka," ungkap Dr Terawan, Jumat (5/7/2019) di aula Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo.

Menurutnya, kekuatan terlihat kalau orang lain membutuhkan dan ada ketergantungan.

"Kalau ada ketergantungan negara terhadap negara lain, itu ya sama saja sudah dijajah. Jadi bentuknya tidak perlu pendaratan ke wilayah negara lain, gak zaman itu," kata Dr Terawan.

Baca: 12 Hari Hilang, Pendaki Gunung Piramid Thoriq Ditemukan Tak Bernyawa, Netizen Ucapkan Belasungkawa

Baca: Viral Video Nenek Diikat dan Dihakimi Warga karena Mencuri Beras, Begini Kejadian Sebenarnya

Sekarang ini menurutnya, ketergantungan di bidang kesehatan menjadi peranan utama mumpung orang lain belum memperhatikan.

"Kalau kita bisa ambil peluang besar ini, maka kita bisa merebut peluang besar bisa mempengaruhi dunia dan Indonesia bisa jadi negara besar," kata dia.

Dengan demikian kalau ada masalah emosional susah tidur, perubahan status mental dulu cinta kenapa sekarang benci, merasa ada banyak pembisik lingkungan, jangan cepat-cepat berpikiran lain.

Mayjen TNI Dr.dr.Terawan Agus Putranto, Sp.Rad (K), Kepala RSPAD Jakarta (54) dan isteri (kanan) (Richard Susilo)

"Padahal ternyata otak kita bermasalah. Kalau dicek ternyata ada sesuatu tersumbat. Membuat perfusi otak menurun sehingga perlu pemulihan," kata Dr Terawan.

Halaman
123
Editor: Amirullah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved