Bupati Simeulue Bakal Polisikan Penyebar Videonya Bersama Istri

Bupati Simeulue, Erli Hasim, bakal mempolisikan penyebar video dirinya bersama istri

Bupati Simeulue Bakal Polisikan Penyebar Videonya Bersama Istri
Dok Serambi
Bupati Simeulue, Erli Hasim 

SINABANG - Bupati Simeulue, Erli Hasim, bakal mempolisikan penyebar video dirinya bersama istri. Untuk menempuh jalur hukum tersebut, menurut Bupati, pihaknya terlebih dulu akan melakukan kajian bersama bagian hukum Sekdakab setempat.

Erli Hasim saat dijumpai wartawan di Sinabang, kemarin, mengakui pria dalam video itu adalah dirinya bersama istri. Karena itu, ia malah mempertanyakan balik mengapa video tersebut dipermasalahkan. Bupati juga mengaku tidak tahu mengapa video tersebut bisa berpindah ke orang lain. “Iya, betul.Video itu saya bersama istri saya. Kok dipermasalahkan,” tandas Erli yang saat itu sedang berada di pendopo setempat.

Bupati menjelaskan, penyebar video itu bisa dituntut. “Ada suasana yang tidak sehat. Akan kita laporkan, karena ini termasuk kejahatan ITE,” kata Erli yang didampingi Kabag Humas, Dodi Juliardi Bas. Meski demikian, tambah Bupati Simeulue, untuk menempuh jalur hukum tersebut pihaknya terlebih dulu akan berkonsultasi dengan bagian hukum Sekdakab setempat.

Sebelumnya, sebuah video beredar dengan cepat melalui grup Watshapp (WA) di Kabupaten Simeulue, kemarin. Video berdurasi lebih dari satu menit itu awalnya dikirim melalui grup WA oleh nomor handphone milik seorang anggota DPRK Simeulue, Azharudin Agur SPd. Dalam video itu, terlihat seorang laki-laki mirip Bupati Simeulue, Erli Hasim.

Azharudin Agur, yang dikonfirmasi kemarin membantah bahwa dirinya yang menyebarkan video itu melalui grup WA. Namun, ia mengakui video tersebut berasal dari Hp-nya. “Tekejut, kenapa dari hp saya (beredar video). Saya sedang shalat (Zuhur), Hp saya tinggalkan di ruang kerja. Setelah shalat banyak yang menelepon saya menanyakan video itu, saya bilang saya tidak tahu,” katanya.

Anggota DPRK dari Partai NasDem itu juga mengaku bahwa video itu didapat dari seseorang yang dikirim ke Hp-nya. “(Video) dikirim ke Hp saya kemarin. Tidak hanya saya, beberapa anggota dewan lain juga punya video itu. Saya cara memposting saja tidak tahu, Sementara yang menghapus video itu dari grup adalah sopir saya,” ungkap Azharudin seraya mengatakan bahwa saat pergi untuk shalat ruang kerjanya tidak terkunci.(sm)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved