BKPBM Tawarkan Mahasiswa Aceh Beasiswa ke Cina

Badan Koordinasi Pendidikan Bahasa Mandarin (BKPBM) menawarkan kuota beasiswa untuk mahasiswa Aceh

BKPBM Tawarkan  Mahasiswa Aceh  Beasiswa ke Cina
TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi 

BANDA ACEH - Badan Koordinasi Pendidikan Bahasa Mandarin (BKPBM) menawarkan kuota beasiswa untuk mahasiswa Aceh. Hal ini disampaikan oleh Chief Executive atau Ketua Dewan Pelaksana BKKBM, Arifin Zain, saat memberikan sambutan dalam acara penutupan Pelatihan Bahasa Inggris dan Mandarin untuk Tes Akademik Gelombang I di aula BPDSM Aceh, Jumat (19/7).

“Kami sudah mempunyai kuota beasiswa untuk mahasiswa Aceh yang ingin kuliah di China sebanyak 5 sampai 10 orang dari BKPBM. Mudah-mudahan jatah ini bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk Aceh,” kata Arifin Zain.

Dengan adanya kuota beasiswa tersebut, Arifin berharap agar Aceh terus maju dalam bidang pendidikan demi pembangunan Aceh yang lebih baik. “Beasiswa ini nantinya mareka bisa memasukkan permohonan melalui BPSDM atau BKPBM Aceh,” ujarnya.

Sekretaris BPSDM Aceh yang juga ketua panitia, Ir Darwin MM mengatakan, pelatihan dua bahasa tersebut dilakukannya untuk meningkatkan kemampuan putra dan putri Aceh yang ingin melanjutkan pendidikan melalui skema beasiswa, baik dalam maupun luar negeri.

“Mereka sudah mengikuti pelatihan selama tiga bulan. Mereka juga dibekali pengetahuan dan kemampuan yang berkenaan dengan aspek-aspek yang dapat meningkatkan kompetensi peserta, baik itu kemampuan bahasa Inggris dan Mandarin, pengetahuan kebeasiswaan, out bond, city tour, pengenalan sejarah dan budaya Aceh serta cross cultural awareness, pengenalan kebudayaan, baik kebudayaan Aceh (seni tarian dan kuliner Aceh) maupun kebudayaan negara yang menjadi tempat tujuan belajar nantinya,” kata Darwin.

Selain itu, pelatihan ini melibatkan pengajar dari lembaga bahasa UINAr-Raniri, Universitas Syiah Kuala, Wadah Alumni LPDP (Mata Garuda) dan Bright English School. “Sebagian besar peserta menunjukkan kenaikan nilai signifikan dalam hasil ujian mereka, baik pada ujian TOEFL Prediction, IELTS Simulation, Chinese Proficiency Test (HSK) I, II dan III.”

Ia menambahkan, HSK III Versi Hanban dilaksanakan pada 20 Juli 2019 di Pondok Pesantren Ruhul Islam Anak Bangsa (RIAB), Aceh Besar. “Walaupun pelatihan ini dapat dikategorikan pelatihan yang singkat untuk sebuah pelatihan bahasa, namun peningkatan yang mereka tunjukan merupakan tanda-tanda yang menggembirakan,” kata Darwin.(yos)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved