Pembangunan Panggung Taman Sari Dilanjutkan dengan Nilai Paket Rp 485 Juta

Pembangunan panggung permanen berukuran 20x28 meter di Taman Sari (Bustanus Salatin) Banda Aceh pada tahun 2019 dilanjutkan.

Pembangunan Panggung Taman Sari Dilanjutkan dengan Nilai Paket Rp 485 Juta
Gambar 3D Panggung Seni Budaya Taman Sari Banda Aceh 

Laporan Eddy Fitriady | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Pembangunan panggung permanen berukuran 20x28 meter di Taman Sari (Bustanus Salatin) Banda Aceh pada tahun 2019 dilanjutkan.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banda Aceh pada tahun ini akan membangun panggung Taman Sari untuk tahap kedua dengan nilai paket Rp 485 juta.

Tahun lalu, bangunan yang dibangun tepat di pertapakan panggung lama di dekat Tugu Proklamasi itu berbiaya Rp 1.850.120.000.

Proyek yang disesuaikan dengan arsitektur Taman Sari yang bercorak etnik itu, dalam rangka menyambut berbagai event berskala nasional maupun internasional di Kota Banda Aceh setiap tahunnya.

Hal itu disampaikan Plt Kepala Dinas PUPR Banda Aceh, Ir Gusmeri MT saat dihubungi Serambinews.com, Rabu (24/7/2019). Dijelaskan, saat ini proyek tersebut sedang proses verifikasi pascalelang, dimana dalam waktu dekat akan diumumkan pemenangnya.

Baca: Bedeng Pekerja Hangus Dilahap Api, Nyaris Menyambar Panggung Taman Sari Banda Aceh

Baca: Panggung Taman Sari Diminta Stop Sementara

Baca: Panggung Taman Sari Seharga Hampir 1,9 Miliar Dikritik, Ini Penjelasan Dinas PUPR Kota Banda Aceh

“Kami sudah merencanakan pembangunannya dalam dua tahap. Pada tahap kedua ini hanya tinggal finishing,” ucapnya.

Gusmeri menyebutkan, paket pembangunan panggung Taman Sari tahap II terdiri atas sejumlah item yaitu pekerjaan lantai, pekerjaan pintu, pekerjaan sanitasi, dan pekerjaan lainnya.

“Pekerjaan lain-lain itu seperti pemasangan kerawang GRC, instalasi dan lighting panggung, pengadaan sound system, serta pembuatan taman,” jelas dia.

Pihaknya menargetkan pekerjaan tahap II itu dapat rampung pada tahun ini, dimana penekenan kontraknya direncanakan pada 8 Agustus 2019.

“Setelah itu bisa langsung dikerjakan.

Meskipun pekerjaannya tak banyak lagi, tapi apa yang dilakukan pada tahap II ini akan sangat menentukan keindahan bangunan tersebut nantinya,” timpal Gusmeri. (*)

Penulis: Eddy Fitriadi
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved