Masyarakat Aceh Malaysia Bangun Rumah Warga Miskin di Bireuen, Biayanya Rp 30 Juta

Berdasarkan rincian anggaran biaya (RAB) yang disusun tim BMU, rumah yang akan dibangun berukuran 5x6 M dengan biaya Rp 30.500.000.

Masyarakat Aceh Malaysia Bangun Rumah Warga Miskin di Bireuen, Biayanya Rp 30 Juta
Humas BMU
Aktivis Barisan Muda Ummat (BMU) berdoa bersama di rumah Abdullah (49) Gampong Meunasah Barat Ceureucok Cruem Kecamatan Simpang Mamplam, Bireuen. Rumah ini akan dibedah dan dibangun ulang oleh BMU dengan dana yang dikumpulkan oleh Wanita Peduli Ummat (WPU) Malaysia. 

Masyarakat Aceh Malaysia Bangun Rumah Warga Miskin di Bireuen, Biayanya Rp 30 Juta

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Para Srikandi Aceh negeri jiran Malaysia yang tergabung dalam Wanita Peduli Ummat (WPU) Malaysia kembali membangun satu unit rumah layak huni untuk warga miskin di Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen.

Pembangunan rumah milik Abdullah (49) warga Gampong Meunasah Barat Ceureucok Cruem Kecamatan Simpang Mamplam ini dikoordinir oleh Barisan Muda Ummat (BMU), organisasi filantropi yang dibentuk oleh ulama Aceh, Tgk Muhammad Yusuf A Wahab (Tu Sop Jeunieb).

Humas BMU Pusat Al Fadhal dalam siaran pers kepada Serambinews.com, Jumat (26/7/2019) mengatakan, berdasarkan rincian anggaran biaya (RAB) yang disusun tim BMU, rumah yang akan dibangun berukuran 5x6 M dengan biaya Rp 30.500.000.

“Dokumen RAB telah diserahkan kepada tukang yang disaksikan Keuchik setempat pada, Rabu (24/07/2019) pagi,” kata Al Fadhal.  

Ia mengatakan, sebelumnya WPU Malaysia telah membangun rumah dan modal usaha hasil kerja sama dengan Ikatan Alumni Mudi Mesra Samalanga kepada janda miskin di Pidie beberapa waktu lalu.

"WPU Malaysia dan WPU Aceh hanya melakukan donasi saja, setelah donasi mencukupi selanjutnya diserahkan kepada BMU Pusat selaku pelaksana pembangunan," kata Al Fadhal.

Baca: TKN Resmi Bubar, Jokowi: Terima Kasih Kerja Keras Pagi, Siang dan Malam, Koalisi akan Lebih Solid

Baca: Ini Fakta di Balik Instruksi Bupati Aceh Besar Soal Larangan Pesawat Beroperasi Saat Lebaran

Rumah Abdullah Saat Ini

Berdasarkan verifikasi faktual tim BMU, Abdullah dan istrinya Ramisah saat ini menempati rumah berukuran 3x4 meter dengan satu kamar tidur dan dapur.

Atapnya terbuat dari daun rumbia berdinding kombinasi papan dan pelepah rumbia yang sudah lapuk dengan kondisi memprihatinkan.

Halaman
12
Penulis: Zainal Arifin M Nur
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved