Rumah Wartawan Terbakar
Pasca Pembakaran Rumah Wartawan Harian Serambi Indonesia, Istri Korban : Ini Pembunuhan Berencana
Musibah dibalik teror dugaan pembakaran rumah wartawan harian Serambi Indonesia, Selasa (29/7/2019) sekitar pukul 01.30 WIB yang menyebabkan satu...
Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Jalimin
Istri Korban : Ini Pembunuhan Berencana
*Pasca Pembakaran Rumah Wartawan Harian Serambi Indonesia
Laporan Asnawi Luwi | Aceh Tenggara
SERAMBINEWS.COM | KUTACANE - Musibah dibalik teror dugaan pembakaran rumah wartawan harian Serambi Indonesia, Selasa (29/7/2019) sekitar pukul 01.30 WIB yang menyebabkan satu unit mobil honda jenis mobilio metic, rumah hangus dan harta benda lainnya.
Ternyata, membuat sang istri korban, Lisnawati, menjadi trauma dan membuatnya tidak bisa tidur karena dihantui rasakan ketakutan terhadap pria berbadan tinggi.
"Ini diduga adanya motif pembunuhan berencana yang inginkan kami sekeluarga mati bersama bangunan yang dilalap sijago merah. Kami trauma dan tidak tahan lagi," ujarnya dengan linangan air mata, kepada Serambinews.com, Kamis (1/8/2019).
Kata dia, pasca kejadian rumah mereka diduga dibakar orang tidak dikenal (OTK) , sesosok pria berbadan tinggi masih berkeliaran di desa mereka.
Asap Pekat Karhutla, Siswa di Samatiga dan Bubon Aceh Barat ke Sekolah Pakai Masker
BNN Pusat Langsung Boyong Pelaku dan 29 Kg Sabu ke Jakarta
Proses Mediasi Sengketa Hasil Pemilu Gagal Capai Kesepakatan, Panwaslih Pidie Gelar Sidang Ajudikasi
Bahkan, pada Selasa (31/7/2019) sekitar pukul 12:00 WIB malam seorang pria muncul dari gang rumah warga di bawah gelap gulita memakai jaket hitam, celana jeans dan sendal jepit.
Pria yang tak di kenal itu ketika didatangi warga melarikan diri dan warga mengejarnya. Namun, tidak berhasil ditemukan.
"Kami takut dan keluarga kami bakal terancam," ujarnya.
Musibah kebakaran yang menimpa rumah milik Asnawi Luwi, wartawan Serambi Indonesia, di Aceh Tenggara, mengejutkan banyak kalangan.
Sebabnya, muncul dugaan adanya unsur kesengajaan dalam musibah ini. Salah satu indikasinya adalah, saat kebakaran terjadi, listrik di rumah itu masih menyala.
Dugaan adanya unsur kesengajaan ini menimbulkan reaksi dari berbagai kalangan, terutama unsur organisasi kewartawanan dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) di berbagai daerah.
Mereka mengecam dan mendesak pihak kepolisian mengusut tuntas sehingga akan terkuak penyebab kebakaran dalam peristiwa ini.
“Kami berterima kasih atas dukungan moril dan materil dari organisasi jurnalis/wartawan, serta organisasi kemasyarakatan dan kebencanaan yang terus mengalir secara langsung kepada wartawan kami maupun melalui pernyataan media,” ungkap Pemimpin Redaksi Harian Serambi Indonesia, Zainal Arifin M Nur, dalam pernyataan yang dikeluarkan di Banda Aceh, Selasa (30/7/2019).
Berikut pernyataan lengkap pimpinan Serambi Indonesia terhadap peristiwa tersebut :
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/rumah-wartawan-serambi-di-agara.jpg)