Breaking News:

Tim Teknis Medco Menutup Semburan Gas akibat Pengeboran Warga Pada Peninggalan PT Asamera

Tim teknis dari PT Medco akan segera menutup semburan gas yang menyembur akibat pengeboran warga di Dusun Cinta Damai, Gampong Seuneubok Lapang

Editor: bakri
For Serambinews.com
Tim teknis PT Medco mengecek kadar gas dari semburan gas bercampur lumpur yang menyembur dari sumur tua peninggalan PT Asamera yang terletak dalam areal perkebunan sawit PT PPP Blang Simpo, Gampong Seunebok Lapang, Kecamatan Peureulak Timur, Rabu (31/7/2019) petang.       

IDI - Tim teknis dari PT Medco akan segera menutup semburan gas yang menyembur akibat pengeboran warga di Dusun Cinta Damai, Gampong Seuneubok Lapang, Kecamatan Peureulak Timur, Aceh Timur, Rabu (31/7). Sumur yang dibor warga secara manual merupakan peninggalan PT Asamera yang beroperasi pada era 70-an sampai 80-an.

Kapolres Aceh Timur AKBP Wahyu Kuncoro, melalui Kapolsek Peureulak Timur, Ipda Deny Albar, SH mengatakan tim dari PT Medco sudah tiba di lokasi untuk melihat langsung kondis lapangan. “Rencananya, tim teknis PT Medco akan melakukan penutupan pada 1 Agustus 2019,” jelas Ipda Deni Albar.

Dia mengatakan tim teknis Medco tiba di lokasi semburan gas pada Rabu (31/7) sore, sekitar pukul 15.15 WIB, untuk melakukan pengecekan. Disebutkan, berdasarkan hasil pemeriksaan tim Medco, maka diketahui kadar gas CO masih nol, sedangkan kadar O2 (oksigen) 209.

“Menurut tim teknis Medco, gas yang menyembur tidak berbahaya atau belum menimbulkan api, namun, sewaktu-waktu kadar gas bisa saja berubah yang mungkin saja akan berbahaya,” jelas Kapolsek, mengutip keterangan Nurdin dari tim teknis PT Medco.

Kapolsek mengatakan, pemeriksaan oleh tim teknis Medco ini menindaklanjuti permintaan pihak perusahaan untuk mengetahui semburan gas tersebut berbahaya atau tidak. Karena semburan gas tersebut muncul dari sumur tua peninggalan PT Asamera yang terletak dalam areal perkebunan sawit PT PPP Blang Simpo, Gampong Seunebok Lapang, Kecamatan Peureulak Timur.

Sebelumnya, Muspika Peureulak Timur, pada Rabu (31/7) meninjau sumur tua eks Asamera yang menyemburkan gas disertai lumpur di Dusun Cinta Damai, Gampong Seuneubok Lapang, Kecamatan Peureulak Timur.

Camat Peureulak Timur, Mukhtaruddin Yusuf S.Sos MAP mengatakan pihaknya telah memasang police line di sekeliling sumur, dan mengimbau warga tak mendekati sumur tersebut. Hasil pantauan di lapangan, kata Mukhtaruddin, gas disertai lumpur menyembur setinggi 5 meter, dengan lebar semburan sekitar 20 meter yang pertama kali terjadi pada Selasa (30/7) pagi, sekitar pukul 10.00 WIB.

“Sumur tua ini milik PT Asamera yang sudah ditutup, namun datang warga melakukan pengeboran sehingga keluar gas disertai lumpur, sementara pekerjanya belum diketahui,” jelas camat. Dia mengatakan bersama Kapolsek dan Danramil telah melaporkan peristiwa kepada pimpinan masing-masing.

Sedangkan lokasi sumur dengan perumahan berjarak sekitar 1 kilometer dan dengan jalan lintasan sekitar 30 meter.(c49)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved