Breaking News:

Harga Melinjo

Ini Penyebab Harga Kerupuk Emping Melinjo di Pidie Turun

Sementara untuk jenis kerupuk kelas Lose atau kelas standar juga turun harga dari lazimnya Rp 75.000/Kg kini menjadi Rp 65.000/Kg.

Penulis: Idris Ismail | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/IDRIS ISMAIL
Pedagang kerupuk emping melinjo di Beureunuen, Kecamatan Mutiara, Pidie, memasukkan emping melinjo ke dalam kemasan ukuran 1 Kg, Senin (11/6/2018). 

Laporan Idris Ismail I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Harga kerupuk emping melinjo dalam dua pekan terakhir di sejumlah agen penampung di Pidie mengalami penurunan.

"Biasanya untuk harga emping kelas super dijual Rp 80.000/Kg namun selama sepuluh hari ini turun di kisaran Rp 70.000/Kg,"sebut Mukhlis (24), pedagang grosir emping melinjo di pusat pasar Beureunuen, Kecamatan Mutiara, Pidie, kepada Serambinews.com, Sabtu (3/8/2019).

Sementara untuk jenis kerupuk kelas Lose atau kelas standar juga turun harga dari lazimnya Rp 75.000/Kg kini menjadi Rp 65.000/Kg.

Baca: Peringati Pekan ASI se-Dunia, Darwati A Gani Berbagi Kisah Perjuangan Anaknya Memberi ASI Eksklusif

Baca: 212 Keluarga Penerima Manfaat Terima Bantuan Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil di Syiah Utama

Baca: Dua Pria Culik Bocah 3 Tahun yang Tertidur di Stasiun, Diperkosa kemudian Dibunuh karena Menangis

Penurunan harga emping ini sangat erat kaitannya dengan musim panen biji melinjo dari para petani kebun lokal.

Malahan selama ini juga dipengaruhi oleh pasokan biji melinjo dari luar provinsi.

Seperti Lampung, Jawa Barat, dan Riau dengan kadar kualitas getah lebih rendah dibandingkan dengan biji melinjo lokal.

"Kondisi ini mempengaruhi kualitas kerupuk," ujarnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved