Breaking News:

Gadis Cantik Lulusan IPB Dibunuh, Ini yang Dilakukan Pelaku Dalam Angkutan, Berikut Kronologinya

Atas pengungkapan tersebut pihak kepolisian menjerat pasal berlapis pencurian, pembunuhan, perkosaan, dan penganiayaan

Editor: Muhammad Hadi
Kolase TribunJabar.id (Kompas.com dan TribunJabar.id)
Pelaku pembunuhan perempuan lulusan IPB, Amelia Ulfa Supandi (22) telah diciduk polisi. 

Atas pengungkapan tersebut pihak kepolisian menjerat pasal berlapis pencurian, pembunuhan, perkosaan, dan penganiayaan

SERAMBINEWS.COM - Kapolresta Sukabumi AKBP Susatyo Purnomo Condro menjelaskan kronologis lengkap pembunuhan gadis cantik lulusan IPB, Amelia Ulfa Supandi (22).

Kapolres menggelar keterangan pers di Sukabumi, Senin (5/8/2019).

Ia mengatakan, terkait dengan perkara penemuan mayat seorang wanita atas nama Amelia berdasar hasil penyelidikan dan pengumpulan alat bukti telah terungkap selama 10 hari.

Upaya pengungkapan diawali pada Jumat (2/8/2019) pagi sekitar pukul 06.00 WIB setelah menangkap RH (25) warga Cianjur.

Baca: Sosok Cantik Sineenat, Mantan Pacar Raja Thailand Dilantik Jadi Selir Kerajaan di Depan Istri Sah

"Berdasar keterangan tersangka diketahui korban dan tersangka tak saling kenal, korban adalah penumpang angkutan yang dikemudikan tersangka dari Ciawi, lalu di Cimaras ada penumpang naik turun, sampai Cianjurkorban sendirian," ujar AKBP Susatyo Purnomo Condro.

Tiba di Cianjur dan melihat korban sendirian, timbul niat dari tersangka untuk mengambil handphone korban.

Maka tersangka berusaha melumpuhkan dengan cara membekap saluran pernapasan sampai korban pingsan.

"Barang tersangka diambil, tas dibuang di daerah Gekbrong, sampai Sukabumi tepatnya di Sukaraja korban mulai bergerak sadar," katanya.

Baca: Barcelona Terancam Kena Sanksi FIFA dan Kehilangan Uang Rp 1,2 Triliun, Gara-gara Email Ini Bocor

Melihat korban mulai bergerak timbul niat tersangka untuk berbuat asusila, karena melawan akhirnya korban dicekik hingga tewas.

"Dari Sukaraja tersangka mencari tempat untuk menghilangkan barang bukti, lalu barang bukti dibuang di area Cibeureum sekitar pukul 23.00 WIB," ujarnya.

Pagi harinya korban ditemukan oleh warga.

Atas pengungkapan tersebut pihak kepolisian menjerat pasal berlapis pencurian, pembunuhan, perkosaan, dan penganiayaan.

Baca: Kekayaan Calon Pimpinan KPK yang Lolos Tes Psikologi, Satu Orang Capai Rp 1 Triliun

"Kami masih melakukan pemeriksaan saksi 15 orang untuk menyesuaikan dan melihat alur perjalanan," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved