Rumah Wartawan Terbakar
Terkait Kasus Rumah Wartawan Terbakar, Polres Agara Kembali Periksa Asnawi Luwi
Penyelidikan kasus kebakaran rumah wartawan Serambi Indonesia di Agara, juga dibackup Tim Subdit III Jatanras Polda Aceh yang terdiri lima orang.
Penulis: Khalidin | Editor: Safriadi Syahbuddin
Terkait Kasus Rumah Wartawan Terbakar, Polres Agara Kembali Periksa Asnawi
Laporan Khalidin | Aceh Tenggara
SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Penyidik kepolisian resor (Polres) memeriksa Asnawi Luwi, wartawan Harian Serambi Indonesia di Kutacane, Aceh Tenggara, Senin (5/8/2019).
Pemeriksaan ini dilakukan di Ruang Satrespidum Polres Aceh Tenggara dengan melibatkan tim penyidik.
Kapolres Aceh Tenggara AKBP Rahmad Hardeny Yanto Eko Saputro SIK kepada Serambinews.com, Senin (5/8/2019) mengaku masih melakukan penyelidikan.
Dikatakan, pascakebakaran Asnawi baru membuat laporan dan di BAP.
"Inilah sedang kita periksa, karena baru hari ini saudara Asnawi membuat laporan resmi," kata Kapolres AKBP Rahmad Hardeny.
Dikatakan, penyelidikan juga dibackup Tim Subdit III Jatanras Polda Aceh yang terdiri lima orang.
Tim Polda Aceh sudah berada di Aceh Tenggara sejak Rabu (31/7/2019) pekan lalu.
Baca: Polisi Janji Ungkap Pelaku Teror di Agara Terkait Dugaan Pembakaran Rumah Wartawan Serambi
Baca: Keluarga Asnawi, Jurnalis Serambi Indonesia di Agara Masih Trauma, Minta Pelaku Segera Ditangkap
Baca: Kasus Pembakaran Rumah Wartawan, Ini Sederet Kasus Teror pada Aktivis dan Wartawan di Aceh Tenggara
Kapolres AKBP Rahmad Hardeny yang didesak soal apakah sudah ada gambaran lagi-lagi meminta waktu proses pemeriksaan dan penyelidikan.
Selain itu, kata AKBP Rahmad Hardeny mereka juga menunggu hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik Tim Mabes Polri Cabang Medan, Sumatera Utara.
Seperti diberitakan, rumah semi permanen milik Asnawi Luwi, Wartawan Serambi Indonesia di Aceh Tenggara, diduga dibakar OTK, Selasa (30/7/2019) sekitar pukul 01.30 WIB.
Akibatnya, mobil hangus, plafon dan kamar juga hangus.
Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.00 WIB setelah mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Sejumlah masyarakat mengatakan, api dengan cepat menjalar bangunan garasi mobil yang terbuat dari terplek dan kayu.
Api membara sekaligus ke sekeliling garasi mobil sehingga dengan cepat membakar seluruh bangunan.
Masyarakat memadamkan api dengan menyiram air.
Namun, api tidak bisa dipadamkan sehingga mobil hangus.
Namun, setelah dua mobil Damkar tiba api pun padam.
Baca: Listrik Padam, Ini yang Buat Jokowi Marah kepada Dirut PLN, PLN Siap Berikan Ganti Rugi untuk Warga
Baca: Sosok Cantik Sineenat, Mantan Pacar Raja Thailand Dilantik Jadi Selir Kerajaan di Depan Istri Sah
Baca: Duduk Mengangkang Cewek-cewek Ini Ditangkap WH, Ini Cara Duduk yang Mantap Sesuai Aturan Wali Kota
Musibah itu langsung ditinjau Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Rahmad Hardeny Yanto Ekosahputro SIK, Wabup Agara, Bukhari, Kadis Sosial, Karimin, Kadis Syariat Islam, M Ikbal Selian.
Korban kebakaran, Lisnawati, mengatakan, saat ini mereka panik, pihaknya berlari membawa satu anak yang paling kecil berusia 3 tahun.
Sedangkan, suaminya, berlari membawa kedua anak laki-laki yang tertidur pulas.
Mereka keluar melalui lewat pintu belakang rumah, karena asap dan api telah menjalar di bagian depan rumahnya hingga ke ruang tamu.
Mereka menduga, rumah yang terbakar tersebut diduga ada unsur kriminalitas terhadap pembakaran rumah mereka oleh OTK, karena suaminya bekerja sebagai wartawan di Agara.(*)
BACA JUGA BERITA POPULER
Baca: Baru Menikah 3 Bulan, Raja Thailand Angkat Mantan Pacar Jadi Selir Kerajaan di Hadapan Istri Sah
Baca: Demi Sang Pacar, Pria Penuh Tindik Ini Ubah Penampilan, Begini Wajahnya Sekarang
Baca: Disuruh Bawa Korban Kecelakaan ke Rumah Sakit, Sopir Truk Malah Buang Jenazah dan Kabur
Baca: Fakta Insiden Penembakan Massal di Texas dan Ohio, Total 29 Orang Tewas, Pelaku Gunakan Senjata AK
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/polisi-periksa-wartawan-serambi-indonesia-asnawi-luwi-terkait-kebakaran.jpg)