India Pilih Sabang, Untuk Pembangunan Rumah Sakit
Pemerintah Republik India sepertinya serius untuk berinvestasi di Aceh, negara Bollywood ini sudah sejak lama melirik dan memilih Sabang...
Dalam pertemuan dengan Plt Gubernur Aceh, Senin (5/8), Duta Besar India untuk Indonesia, Pradeep Kumar Rawat, juga berharap agar konektivitas antara Aceh dan Andaman/Nicobar bisa segera terhubung, baik laut dan udara. India dan Aceh sepakat menjadikan sektor ini sebagai skala prioritas.
Untuk jalar laut--Sabang atau Pelabuhan Malahayati ke Andaman--diharapkan bisa terhubung agar ekspor-impor komoditas pertanian terbaik dari India dan Aceh bisa terlaksana, di samping juga perdagangan lainnya, seperti building material (bahan bangunan).
Seperti diketahui, Kepulauan Andaman dan Nicobar adalah sebuah kepulauan dalam wilayah negara India yang terletak di Samudera Hindia. Meski demikian, dibandingkan ke India, jarak tempuhnya lebih dekat ke Aceh.
Karena itulah, sebelum konektivitas perdagangan jalur laut terhubung, Dubes Rawat mengharapkan Aceh membantu dalam mengembangkan wilayah kepulauan tersebut, mengingat Aceh lebih mudah dijangkau.
"Dia (Dubes India) minta kita kirim building material. Cuma dia bilang, dari sana (Andaman) produk yang mau dikirim ke sini (Aceh) belum siap, jadi itu mungkin agak berat, makanya dia minta kita kirim building material dengan subsidi dari pemerintah," kata Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, kepada Serambi.
Rawat juga meminta Pemerintah Aceh untuk melobi maskapai penerbangan dan Kementerian Perhubungan agar dibuka rute penerbangan Banda Aceh-Port Blair. Dia menyebutkan, jarak tempuh Port Blair ke Banda Aceh hanya berkisar satu jam perjalanan udara. Sedangkan Port Blair ke Delhi mencapai tiga jam perjalanan udara. "Dia minta kita menghubungi Lion untuk membuka rute ke Port Bliar," ungkap Nova.
Selanjutnya kata Plt Gubernur, Dubes Rawat juga ingin menjalin kerja sama di bidang budaya. Bahkan dia berencana mengirim kelompok sufi yang ada di Gujarat, India, untuk mengikuti event-event di Aceh. "Ada namanya Gujarat Singh, dia ingin kirim kelompok itu ke sini. Kita juga berencana akan mengirim tim Saman dan Ratoeh Jaroe ke sana, kita sinergi nanti dengan festival-festival," ujar Plt Gubernur.
Di bidang pendidikan, Nova juga akan menjajaki pengiriman mahasiswa-mahasiswa Aceh ke India, karena menurutnya kualitas pendidikan magister, doktor, dan spesialis khusus untuk ilmu kedokteran di India termasuk cukup berkualitas. "Saya pikir akan banyak lagi bisa kita kembangkan, saya tertarik bagaimana dokter kita bisa ambil spesialis di India," ujarnya.
Nova menyambut baik rencana kerja sama tersebut. Bahkan dia berencana akan melakukan kunjugan balasan ke India, karena sang Dubes sudah beberapa kali datang ke Indonesia dalam penjajakan kerja sama. "Yang terpenting bagi saya, Dubes ini mau kongkret dan cepat, itu bagian yang saya suka, biasannya selama ini mengambang. Kami dengan Kadin Aceh dan SKPA akan membentuk tim untuk itu," demikian Nova Iriansyah.(dan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/nova-iriansyah-menerima-kunjungan-duta-besar-india-untuk-indonesia.jpg)