170 Warga Miskin di Bireuen Terima Bantuan, Jika Dijual Namanya akan Dicoret

Ditegaskannya lagi, kalau ke depan ketahuan ada penerima bantuan yang menjual bantuan itu, mereka tidak akan mendapatkan bantuan lagi.

170 Warga Miskin di Bireuen Terima Bantuan, Jika Dijual Namanya akan Dicoret
SERAMBINEWS.COM/ FERIZAL HASAN
Kabid Penanganan Fakir Miskin Dinsos Aceh, Cut Aja Muzita SSTP MPA memberi bimbingan kepada kepada 170 warga miskin penerima bantuan Usaha Ekonomi Produksi (UEP), di Aula Kantor Dinas Sosial Aceh, Rabu (7/8/2019). 

Ditegaskannya lagi, kalau ke depan ketahuan ada penerima bantuan yang menjual bantuan itu, mereka tidak akan mendapatkan bantuan lagi dan namanya akan dicoret dari daftar penerima bantuan.

Laporan Ferizal Hasan I Bireuen 

 SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Sebanyak 170 warga miskin penerima bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) di Bireuen, mendapat bimbingan tentang manfaat dan penggunaan bantuan pemerintah.

 Bimbingan tersebut disampaikan oleh Kabid Penanganan Fakir Miskin Dinsos Aceh, Cut Aja Muzita SSTP MPA, di Aula Kantor Dinas Sosial Aceh, Rabu (7/8/2019). 

 Dikatakan Cut Aja Muzita, kepada warga miskin penerima bantuan, agar setiap bantuan yang diserahkan dapat dipergunakan untuk membuka dan mengembangkan usahanya. 

 Sehingga dapat membantu peningkatan ekonomi dan taraf hidup penerima manfaat, untuk dapat menyekolahkan anak-anaknya hingga ke perguruan tinggi supaya menjadi orang sukses. 

 "Untuk itu berbagai bantuan berbentuk barang yang diserahkan itu jangan dijual, karena selama ini pernah ada masyarakat miskin yang menjual bantuan," kata Cut Aja. 

 Katanya, ada warga miskin penerima bantuan bukan untuk membuka atau mengembangkan usahanya, tapi untuk dijual, maka hal ini tidak diperkenankan. 

 Disebutkan Cut Aja Muzita, bantuan UEP itu berbentuk barang yaitu bantuan usaha jualan kios 50 orang dan bantuan usaha membuat kue 45 orang. 

 Selanjutnya, bantuan usaha kuliner 20 orang, bantuan usaha menjahit 25 orang, bantuan usaha palawija 30 orang, dan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) 136 unit Rumah. 

 "Bantuan ini seluruhnya dalam bentuk barang dan jangan dijual," tegas Cut Aja.

 Ditegaskannya lagi, kalau ke depan ketahuan ada penerima bantuan yang menjual bantuan itu, mereka tidak akan mendapatkan bantuan lagi dan namanya akan dicoret dari daftar penerima bantuan.

 Ditambahkannya, tujuan penyaluran bantuan UEP ini untuk pemberdayaan dan peningkatan ekononi masyarakat miskin, dalam upaya menekan angka kemiskinan di Aceh sebagai cita-cita Plt Gubernur Aceh Ir Nova Iriansyah MT untuk dapat menekan angka kemiskinan minimal satu persen setiap tahun. (*)

Penulis: Ferizal Hasan
Editor: Nurul Hayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved