Minggu, 12 April 2026

Rumah Wartawan Terbakar

Polisi Periksa 10 Saksi Terkait Kasus Terbakarnya Rumah Wartawan di Aceh Tenggara, Ini Namanya

Semua saksi merupakan penduduk di Desa Lawe Loning Aman Kecamatan Lawe Sigalagala, Kabupaten Aceh Tenggara.

Penulis: Khalidin | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/KHALIDIN
Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Rahmad Hardeny Yanto Eko Saputro SIK. 

Semua saksi merupakan penduduk di Desa Lawe Loning Aman Kecamatan Lawe Sigalagala, Kabupaten Aceh Tenggara

Laporan Khalidin | Aceh Tenggara

SERAMBINEWS.COM, KUTACANE -  Penyidik Kepolisian Resor (Polres) Aceh Tenggara memastikan terus memeroses penyelidikan kasus terbakarnya rumah Asnawi Luwi, Wartawan Harian Serambi Indonesia di daerah ini.

Kapolres Aceh Tenggara AKBP Rahmad Hardeny Yanto Eko Saputro, SIK yang dikonfirmasi Serambinews.com melalui Kasatreskrim, Iptu Kabri, Rabu (7/8/2019) menyatakan sudah memeriksa sepuluh saksi.

Iptu Kabri menyatakan sepuluh saksi yang diperiksa dua diantaranya merupakan korban dan istri.

Semua saksi sudah diperiksa termasuk korban yang di BAP hingga dua hari.

Namun polisi terus mencari saksi tambahan.

”Sudah ada sepuluh orang yang diperiksa, sekarang mencari saksi tambahan,” kata Iptu Kabri.

Baca: Aceh Barat Darurat Asap, Helikopter Bom Air Dikerahkan, Kebakaran Hutan Capai 121 Hektare

Kesepuluh saksi yang diperiksa tersebut masing-masing Zulham Affandi (29), Bintang Meriah Sinulingga (52), Hamdani Can (46) dan Ulina als Ulina Binti Danci Ginting (42).

Kemudian Abdullah Sani (36), Saifullah alias Bolah (37) lalu Abdul Hamid (56) dan Asnawi (38).

Selanjutnya Ibrahim (49) dan Lisnawati (33).

Semua saksi merupakan penduduk di Desa Lawe Loning Aman Kecamatan Lawe Sigalagala, Kabupaten Aceh Tenggara.

Untuk kasus kantor PWI Aceh Tenggara, polisi juga terus mendalami.

Baca: Pohon Sengon Disebut Penyebab Listrik Padam di Pulau Jawa, Benarkah? Begini Penjelasan Ahli

Seperti diberitakan, rumah milik Asnawi Luwi, Wartawan Serambi Indonesia di Aceh Tenggara (Desa Lawe Loning, Kecamatan Lawe Sigala-gala), diduga dibakar OTK, Selasa (30/7/2019) sekitar pukul 01.30 WIB.

Namun hingga seminggu kasus tersebut terjadi belum ada tanda-tanda terungkapnya siapa pelaku dan dalang peristiwa itu.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved