Breaking News:

Berita Lhokseumawe

LP Lhokseumawe Usul Remisi untuk Napi Tipikor, Semua Syarat Sudah Dipenuhi

Dari jumlah yang diusulkan ke Derektorat Jenderal Kemasyrakatan Kemenkumham RI itu, seorang di antaranya napi perkara tindak pidana korupsi.

Hand-over dokumen pribadi
Kepala LP Klas II Lhokseumawe, Nawawi. 

Dari jumlah yang disusulkan ke Derektorat Jenderal Kemasyrakatan Kemenkumham RI itu, seorang di antaranya napi perkara tindak pidana korupsi.

LP Lhokseumawe Usul Remisi untuk Napi Tipikor, Semua Syarat Sudah Dipenuhi 

Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Pihak Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II Lhokseumawe pada awal Agustus 2019 sudah mengajukan permohonan pemberian remisi terhadap 252 narapidana.

Dari jumlah yang diusulkan ke Direktorat Jenderal Kemasyarakatan Kemenkumham RI itu, seorang di antaranya napi  perkara tindak pidana korupsi (Tipikor). 

Kepala LP Kelas II Lhokseumawe, Nawawi, Kamis (15/8/2019) menyebutkan pengajuan remisi sekarang ini dilakukan secara online.

Dari 502 narapidana di LP Lhokseumawe saat ini, yang memenuhi syarat untuk mengusulkan remisi dalam rangka Hari Kemerdekaan RI 253 orang.

Rinciannya, napi narkoba 176 orang, pidana umum 76 orang, dan napi Tipikor satu orang.

"Besaran remisi yang kita usulkan antara satu bulan sampai enam bulan," ujar Nawawi.

Baca: Aksi Demo 14 Tahun MoU Helsinki, Mahasiswa Paksa Naikkan Bendera Bulan Bintang di Gedung DPRA

Baca: Penemuan Giant Trevally Menguatkan Dugaan Danau Bungara yang Tembus ke Laut

Baca: Dua Saudara Kembar dari Gandapura Ini Kembali Duduk di DPRK Bireuen

Ditanya terkait pengusulan remisi terhadap satu narapidana Tipikor, menurut Nawawi, sudah bisa dilakukan karena  memang sudah memenuhi seluruh persyaratan.

Seperti sudah menjalani hukuman lebih dari tiga perempat masa hukuman, sudah membayar denda, serta sudah membayar uang ganti rugi.

"Karena jika kita usulkan remisi terhadap narapidana yang belum memenuhi syarat, maka akan langsung ditolak sistem karena pengajuan remisi sekarang ini secara online," jelasnya. .

Ia menambahkan hingga kini belum turun keputusan dari Kemenkumham RI terkait remisi yang mereka usulkan itu. (*)

Penulis: Saiful Bahri
Editor: Mursal Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved