Empat Tewas, Satu Kritis Tabrakan Maut di Peusangan    

Tabrakan maut antara tiga sepeda motor di ruas jalan nasional kawasan Desa Matang Sagoe, Peusangan, Bireuen, Rabu (14/8) malam

Empat Tewas, Satu Kritis  Tabrakan Maut di Peusangan      
Grafis
Grafis Tabrakan Maut 

BIREUEN - Tabrakan maut antara tiga sepeda motor di ruas jalan nasional kawasan Desa Matang Sagoe, Peusangan, Bireuen, Rabu (14/8) malam mengakibatkan empat tewas dan satu lainnya kritis.

Korban meninggal dunia berasal dari Kecamatan Sawang, Aceh Utara yakni M Ikhsan (22) warga Desa Lhok Kuyun, dan rekannya, M Rahmat (22) warga Desa Gle Dagang. Keduanya pengendara dan penumpang sepeda motor Suzuki GSX 750.

Kemudian,  Suryadi (18) dan Fajri (16) keduanya warga Desa Teupok Baroh, Kecamatan Jeumpa, Bireuen. Keduanya pengendara dan penumpang sepeda motor merk Honda Beat. Sementara Mulkan Afdhal (18) warga Desa Blang Cirih, Peusangan Siblah Krueng selaku pengendara Honda Vario kritis karena mengalami luka berat.

Dari sumber yang diperoleh Serambi, tabrakan maut di jalan nasional tersebut melibatkan tiga sepeda motor. Bahkan, sebelumnya sempat berkembang bahwa peristiwa itu hanya antara dua sepmor saja. Akan tetapi, setelah masyarakat tiba di lokasi, terlihat tabrakan beruntun melibatkan tiga sepmor.

Tabrakan maut itu bermula ketika satu unit sepmor Suzuki GSX dikendarai M Ikhsan bersama rekannya, M Rahmat melaju dari arah Medan menuju arah Banda Aceh. Namun, setiba di lokasi kejadian, keduanya mencoba mendahului satu unit mobil yang sedang melaju searah jalan di depannya.

Ternyata, saat mendahului jalur kanan melewati marka (garis as putih di tengah jalan), tiba-tiba dari arah depan muncul sepmor merk Honda Beat dikendarai  Suryadi dengan Fajri. Karena posisi sudah sangat dekat, tabrakan kedua sepmor itu tak terhindarkan lagi.

Setelah itu, Suzuki GSX 750 kembali bertabrakan dengan bagian depan Honda Vario yang dikendarai  Muklan Afdhal. Kala itu, Vario yang datang dari arah Banda Aceh ke Medan berada di belakang Honda Beat yang dikenderaai oleh Suryadi bersama rekannya, Fajri.

Akibat tabrakan beruntun di malam itu, ketiga sepmor dan yang dibonceng terpental di atas badan jalan. Bahkan, M Ikhsan, M Rahmat dan Suryadi tewas di lokasi. Sementara Fajri meninggal dunia dalam perawatan di IGD RSUD Bireuen sekitar pukul 01.00 WIB, Kamis (15/8) dini hari.

Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK MSi melalui Kasat Lantas, AKP Teuku Heri Hermawan SH SIK didampingi Kanit Laka, Aiptu Zulkarnaen kepada Serambi mmengatakan, belum mendapatkan informasi  menyangkut kronologis kejadian yang menyebabkan empat orang meninggal dunia.

Sementara itu, Kanit Laka Polres Bireuen, Aiptu Zulkarnaen sekira pukul 09.00 WIB, Kamis (15/8) ke lokasi tabrakan guna memastikan  kronologis kejadian. Hal ini dilakukannya untuk mendapatkan informasi sedetail mungkin menyangkut tabrakan beruntun.(yus)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved