Berita Nagan Raya

7 Ribu Hektare Sawah di Nagan Raya tak Bisa Digarap, Ini Solusinya

Sekitar 7 ribu hektare sawah milik petani di Kabupaten Nagan Raya tahun ini tidak bisa digarap lantaran irigasi induk sedang direhab.

7 Ribu Hektare Sawah di Nagan Raya tak Bisa Digarap, Ini Solusinya
SERAMBITV.COM
Areal persawahan di Nagan Raya ditutupi dengan jaring, Januari 2019. 

Laporan Sa’dul Bahri | Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Sekitar 7 ribu hektare sawah milik petani di Kabupaten Nagan Raya tahun ini tidak bisa digarap lantaran irigasi induk di Ulee Jalan, Kecamatan Beutong sedang direhab. Sehingga menyebabkan air tidak bisa dialiri ke persawahan.

Untuk mengisi kekosongan sawah akibat tidak bisa ditanam padi, para petani mengisinya dengan tanaman jagung, kacang, dan tanaman hortikultura lainnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Nagan Raya T Kamarudin, kepada Serambinews.com, Kamis (15/8/2019) mengatakan, untuk penanaman jagung sedang berjalan penanaman sekitar 500 hektare.

Jumlah tersebut akan terus bertambah dengan bartambahnya minat petani untuk menanam tanaman tersebut.

“Semua bibit jagung bersumber dari Provinsi Aceh. Bantuan bibit tersebut diberikan secara kelompok, bukan secara pribadi. Meski nanti mereka akan membagi bersama sesuai luas lahan yang diusulkan,” terang T Kamaruddin.

Tahun ini, jagung yang ditanam diperkirakan mencapai 1.000 hektare.

Ia menambahkan, para petani tidak perlu kawatir dengan hasil panen jagung nantinya, sebab Pemerintah Nagan Raya telah membangun kerja sama dengan perusahaan yang siap menampung semua hasil panen jagung tersebut.

Sedangkan harga beli jagung, mencapai Rp 4.500 per kilogram.

Program tanam jagung ini akan berlangsung sambil selesainya rehab irigasi.

Sedangkan untuk petani yang tak ingin menanam jagung, jiga bisa menanam padi darat, sehingga tidak terlalu terdampak dengan penutupan irigasi yang sedang dikerjakan tahun ini.(*)

Baca: 4 Fakta Unik Momen 17 Agustus, Soekarno Sebut Teks Proklamasi Dibacakan dengan Mikrofon Curian

Baca: Bongkar Mata-mata di Kopi Johny, Hotman Paris Sebut Pengunjung yang Berkhianat: Awas!

Baca: Jelang Akad Nikah, Roger Danuarta dan Cut Meyriska Kompak Pamer Foto Unik

Baca: KKB Papua Tembak 2 Anggota TNI, Pangdam Cendrawasih Sebut OPM Diduga Manfaatkan Momen HUT RI

Baca: Tolong Polisi yang Terbakar Saat Aksi Demo Mahasiswa di Cianjur, Foto Pelajar Ini Viral

Baca: VIDEO - Salak Pondoh Oleh-oleh Khas Subulussalam, Dibudidayakan Sejak 20 Tahun Silam

Penulis: Sa'dul Bahri
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved