Layanan Publik

Semua Perusahaan di Nagan Raya Wajib Membantu Warga Kurang Mampu

Dengan kehadiran pihak perusahaan mampu membawa azas manfaat yang bisa dirasakan langsung, salah satu warga miskin yang mungkin luput dari perhatian s

Semua Perusahaan di Nagan Raya Wajib Membantu Warga Kurang Mampu
Humas Barisan Muda Ummat (BMU)
Rumah Zulfikar (56) di Gampong Seuneubok Panton, Kecamatan Darul Falah, Kabupaten Aceh Timur, Januari 2019. 

Laporan Sa’dul Bahri | Nagan Raya

SERAMBIBEWS.COM, SUKAMAKMUE - Bupati Nagan Raya mewajibkan kepada semua perusahaan yang ada di daerah itu untuk membantu warga miskin yang berada di sekitar perusahaan.

Dengan kehadiran pihak perusahaan mampu membawa azas manfaat yang bisa dirasakan langsung, salah satu warga miskin yang mungkin luput dari perhatian semua pihak.

"Jumlah Pabrik Minya Kelapa Sawit (PMKS) di Kabupaten Nagan Raya mencapai 14 unit dan perusahaan perkebunan juga hampir mencapai 18 perusahaan, sehingga semua perusahaan tersebut kini wajib memperhatikan warga sekitar dengan sepenuhnya salah satunya warga yang kurang mampu," tegas M Jamin Idham, Bupati Nagan Raya kepada wartawan di sela-sela peringatan HUT RI yang berlangsung di Alun-alun Suka Makmue, Sabtu (17/8/2019).

Ia menambahkan keberadaan perusahaan yang ada di Kabupaten Nagan Raya hendaknya mencakup semua lini dalam memperhatikan warga yang berada di sekitar perusahaan.

Baca: Semarakkan HUT Ke-74 RI, Petugas RSUD SIM Nagan Raya Pakai Busana Adat Aceh

Baca: Pasar Rakyat, Cara Pemkab Aceh Tamiang Menjamu Warga pada Peringatan HUT Ke 74 RI

Baca: Kelompok Houthi Mulai Serang Fasilitas Gas Arab Saudi, Klaim Dampak Serbuan Picu Kebakaran

Sehingga dengan adanya perhatian perusahaan akan membantu masyarakat untuk menuju kesejahteraan masyarakat yang ada di wilayah itu.

Disebutkan, pihaknya akan mewajibkan semua perusahaan agar tidak menyia-nyiakan kesempatan ini yang tentunya diharapkan akan membawa azas manfaat terutama warga sekitar perusahaan.

Sehingga ke depan diharapkan kepada masyarakat yang kurang mampu seperti yang terjadi di kawasan Kuta Treing baru-baru ini ke depan tidak terjadi lagi.

Dikatakannya meskipun pemerintah akan mengalokasikan sejumlah anggaran untuk membantu warga fakir miskin, namun pihak perusahaan pun wajib membantunya, sehingga pembangunan di Nagan Raya bisa dilakukan secara kebersamaan dan saling membantu.(*)

Penulis: Sa'dul Bahri
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved