Berita Aceh Malaysia

Pemuda Abdya yang Hancurkan Patung di Malaysia Mengaku Diperintah Nabi, Begini Kata Keluarga

Dodi mengaku berkomunikasi dengan adiknya itu sekitar sebulan yang lalu, pasca mendapat kabar dari salah seorang warga Padang Kawa yang menyatakan Hen

Pemuda Abdya yang Hancurkan Patung di Malaysia Mengaku Diperintah Nabi, Begini Kata Keluarga
Kolase dan capture Youtube Buletin TV3
Kolase gambar tangkapan layar video tersangka pemecah patung di kuil India. 

Bahkan, katanya, dalam satu video dia mengaku melakukan perbuatan itu atas perintah Nabi Ibrahim. Bahkan, seusai melakukan itu, lanjutnya, adiknya itu tidak melarikan diri, hanya tidur di lapangan yang hanya berjarak 100 meter.

"Dalam video kan dia ngaku, kalau dia melakukan itu, karena menjalankan perintah Nabi Ibrahim. Loen yakin jih ka hana pas, karena pasca peuhancoe patong nyan (Saya yakin dia uda tidak waras, karena sesudah menghancurkan patung itu), dia tidur di lapangan yang hanya berjarak 100 meter dari kuil," terangnya.

Harapan Keluarga

Ia berharap, Kedutaan Besar Indonesia di Malaysia bisa membantu adiknya, sehingga bisa meringankan hukuman terhadap adiknya tersebut dan bisa membawa pulang adiknya.

"Saya sudah minta bantu sama Kak Ana, agar menyampaikan ini kepada Haji Uma, dan bisa bantu ringankan hukuman, dan bisa membawa pulang adik saya ke kampung, kami mohon pak Haji Uma dan Kedubes bisa membantu, karena mamak sangat rindu dan sedih, pasca mendapat kabar ini," pintanya.

Putus Sekolah

Dodi menceritakan bahwa adiknya itu hanya mampu menyelesaikan pendidikan dasar.

"SMP tidak tamat dia, pernah kami antar ke Pesantren Abuya, dua minggu langsung pulang dan minta ke Malaysia," katanya.

Awalnya, ungkapnya, Jusnaida (Ibunya) tidak mengizinkan Hendri berangkat, mengingat masih kecil.

Namun, Jasnaida harus mengizinkan, karena niatnya Hendri berangkat untuk membantu orangtuanya yang hidup dalam keadaan ekonomi pas-pasan.

Halaman
1234
Penulis: Rahmat Saputra
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved