6 Guru Aceh Raih Prestasi Nasional, Siapkan Sejumlah Hadiah
Enam guru dan tenaga pendidik asal Aceh kembali meraih prestasi nasional, dengan menjuarai ajang penghargaan Guru Dan Tenaga Pendidik
BANDA ACEH - Enam guru dan tenaga pendidik asal Aceh kembali meraih prestasi nasional, dengan menjuarai ajang penghargaan Guru Dan Tenaga Pendidik (GTK) Berprestasi dan Berdedikasi. Penyerahan penghargaan ajang yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI ini dalam serangkaian kegiatan yang berlangsung 13-19 Agustus, di Jakarta.
Saat kembali ke Aceh melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blangbintang, Aceh Besar, Senin (19/8), mereka disambut dengan penggalungan bunga oleh Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Syariddin MPd dan sejumlah jajarannya.
Keenam guru berprestasi tersebut adalah Sri Irma Susanti SPd, sebagai juara satu Guru SD Berdedikasi. Sri merupakan guru SDN Alue Punti, Kecamatan Rantau Selamat, Aceh Timur. Lalu ada Kurnia Rahmianum MPd (guru SMP Negeri 4 Percontohan Karang Baru, Aceh Tamiang) meraih juara tiga.
Selanjutnya Efriyanto ST (guru SMKN 4 Kota Banda Aceh) meraih Guru SMK Berprestasi, Heni Ekawani MPd (Kepala SMALBS B YPAC Banda Aceh) juara tiga Kepala SLB Berprestasi, serta Budi Setiawan MSi, meraih juara 3 Kepala SD Berdedikasi. Ia mengabdi sebagai Kepala SDN Blangkedah, Kecamatan Tiro, Pidie. Terakhir Riza Ferilinda SPd yang merupakan Pengawas di Disdikbud Aceh Tamiang, meraih juara 3 Pengawas TK Berprestasi.
Syaridin mengatakan, prestasi Aceh di berbagai ajang nasional terus menunjukkan peningkatan. Kali ini, dalam ajang penghargaan GTK Berprestasi dan berdedikasi, Aceh mengirim 20 peserta. Hasilnya, enam meraih prestasi di ajang tersebut, satu orang meraih juara satu dan lima orang meraih juara tiga.
Kedepan, masih ada beberapa penghargaan nasional yang sedang diikuti oleh guru dan pendidik dari Aceh. Ada ajang guru PPKN dalam hal pemahaman hukum, hingga ajang untuk tenaga laboran, tenaga administrasi sekolah, serta pustakawan.
"Selain ajang ini yang kita meraih enam juara, kedepan masih ada beberapa ajang nasional yang guru dan tenaga pendidik kita sedang diseleksi dan berpeluang meraih prestasi nasional lagi, sudah dua tahun ini Aceh unggul dalam hal ajang guru dan tenaga pendidik ini," ujarnya
Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Syariddin MPd mengatakan, para pemenag yang mewakili kabupaten/kota sudah diberikan penghargaan berupa uang hingga piagam. Bahkan pememang tingkat provinsi diberikan hadiah umrah.
Selanjutnya, untuk para guru yang berprestasi nasional ini, serta beberapa peraih prestasi nasional lainnya, Pemerintah Aceh melalui Disdik akan menyiap sejumlah hadiah yang akan diserahkan saat hardikda.
Para guru sudah cukup bagus mempersiapkan diri untuk melaksanakan tugasnya masing-masing. Kemudian semua kinerja guru itu dinilai untuk selanjutnya diberikan penghargaaan. Penilaian atau seleksi guru dan tenaga pendidik berprestasi dan berdedikasi itu dimulai sejak tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional.
"Sebelum berangkat nasional, kita mendatangkan narasumber guna memberikan materi untuk mereka, sehingga dapat memperbaiki kekurangannya," tandas Syaridin.(mun)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/syaridin-kadisdik-aceh.jpg)