Kisah Pedagang Sayur Keliling Usai Dirampok, Terpaksa Ngutang untuk Modal Jualan

MODAL berjualan sayur-sayuran dan ikan sebanyak Rp 7 juta milik Abdurrahman (56) pedagang asal Desa Biram Rayeuk, Kecamatan Tanah Jambo Aye

Kisah Pedagang Sayur Keliling Usai Dirampok, Terpaksa Ngutang untuk Modal Jualan
FOTO KIRIMAN ABDUL RAFAR
Warga memperhatikan becak motor yang digunakan pedagang sayur keliling, Abdurrahman setelah dirampok di kawasan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara. Foto direkam Selasa (20/8). 

MODAL berjualan sayur-sayuran dan ikan sebanyak Rp 7 juta milik Abdurrahman (56) pedagang asal Desa Biram Rayeuk, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, lenyap dibawa kabur usai dirampok oleh pria bersebo.

Menyusul kejadian, kini ayah lima anak tersebut tidak memiliki modal lagi untuk melakukan pekerjaanya. Ya, sehari-hari dia berjualan keliling di kawasan Tanah Jambo Aye. Tak ada pilihan lain, guna menyambung hidup keluarganya maka Abdurrahman terpaksa mengutang kepada pedagang lain tempat dia mengambil barang.

Seperti diketahui, Abdurrahman dirampok seorang pria bersebo di kawasan Lhok Bintang Hu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara pada Selasa (20/8) sekira pukul 05.45 WIB. Akibat perampokan itu, uang Rp 7 juta yang berada dalam tasnya berhasil dibawa kabur pelaku. Padahal, dia sudah berusaha keras mempertahankannya setelah terlibat tarik menarik, sehingga tali tas tersebut putus.

“Kini, saya tidak memiliki modal lagi setelah uang Rp 7 juta dirampok oleh pria yang berpura-pura menjual cabai. Saya tidak memiliki pekerjaan lain selain berjualan keliling,” ungkap Abdurrahman lirih kepada Serambi, Rabu (21/8).

Kehadirannya ke sejumlah desa di kawasan Kecamatan Tanah Jambo Aye sangat membantu ibu-ibu dalam memenuhi kebutuhan dapur, terutama yang jauh dari pasar sayur, dan ikan. Apalagi, Abdurrahman menjual dengan harga murah.

“Kemarin, saya terpaksa mengutang pada sejumlah pedagang lain, tempat saya ambil barang selama ini, sehingga saya bisa berjualan lagi. Ini merupakan satu-satunya pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” kata kakek tiga cucu yang berharap polisi segera menangkap pelakunya.(jaf)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved