Berita Aceh Utara

2 Kapal Motor dari Malaysia ditangkap di Perairan Jambo Aye, Ini Jumlah Bawang Merah yang Dibawa

Kemudian tim tersebut langsung menghentikan dan memeriksanya, lalu petugas menemukan bawang merah ilegal

2 Kapal Motor dari Malaysia ditangkap di Perairan Jambo Aye, Ini Jumlah Bawang Merah yang Dibawa
FOR SERAMBINEWS.COM
Tim Patroli Terkoordinasi Kastam Indonesia –Malaysia (Patkor Kastima) menangkap dua kapal motor yang mengangkut bawah merah ilegal dari Malaysia tujuan Aceh ditangkap di Perairan Jambo Aye, Aceh Utara pada Kamis (22/8/2019) 

Laporan Jafaruddin | Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON  – Tim Patroli Terkoordinasi Kastam Indonesia –Malaysia (Patkor Kastima) menangkap dua kapal motor yang mengangkut bawah merah ilegal dari Malaysia tujuan Aceh ditangkap di Perairan Jambo Aye, Aceh Utara pada Kamis (22/8/2019).

Dua kapal tersebut, yaitu Kapal Motor (KM) Alif dan KM Chantika, yang memuat puluhan ton bawang merah ilegal ditangkap sekitar 10 mil dari perairan Tanah Jambo Aye.

Kemudian dua kapal tersebut bersama muatan, bawang merah ilegal dibawa ke Pelabuhan Krueng Geukueh Kecamatan Dewantara Aceh Utara untuk diamankan.

Baca: Puluhan KK Penduduk Nagan Mengungsi Setiap Malam, Kawanan Gajah Liar Masih Berada di Pemukiman Warga

Tim Patkor Kastima tersebut terdiri Kantor Bea dan Cukai (KWBC) Aceh, KWBC Khusus Kepulaua Riau (Kepri), dan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Lhokseumawe serta Kapal Patroli BC 30005.

Informasi yang diperoleh Serambinews.com, dua kapal tersebut mengangkut puluhan ton bawang merah dari Malaysia menuju daratan Aceh pada Rabu (22/8/2019).

Ternyata aksi penyelundupan bawang merah ilegal tersebut diketahui oleh Kastam Diraja Malaysia.

Lalu, Kastam Diraja Malaysia berkoordinasi dengan Bea dan Cukai yang ada di Kepulauan Riau.

Selanjutnya informasi tersebut diteruskan ke KWBC Aceh dan KPPVC Lhokseumawe.

Kemudian tim yang tergabung dalam Patkor Kastima itu langsung menuju ke lokasi.

Baca: AKN Abdya Diterpa Masalah, 92 Mahasiswa Angkatan 2015 Belum Diwisuda, Aset Dalam Gedung Dicuri

Ternyata benar, ada dua kapal yang sedang menuju daratan Aceh, melalui Perairan Tanah Jambo Aye.

Kemudian tim tersebut langsung menghentikan dan memeriksanya, lalu petugas menemukan bawang merah ilegal.

Kemudian dua kapal tersebut ditarik ke Pelabuhan Krueng Geukueh, Kecamatan Dewantara.

““Kapal yang digunakan berbendera Indonesia, yaitu KM Alif dengan muatan bawang merah 2.500 bag, perbagnya 9 kilogram (22.500 kilogram) dan KM Chantika dengan muatan bawang merah 4.500 bag dengan perbagnya 9 kilo (40.500 kilo),” ujar Kepala Seksi Humas Kanwil Bea dan Cukai Aceh, Triyanto kepada Serambinews.com, Sabtu (24/8/2019).(*) 
    

Penulis: Jafaruddin
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved