Prediksi 2019 Jadi Tahun Terpanas Benar Adanya, Musim Hujan di Indonesia Bakal Datang Terlambat
Kasubid Analis Informasi Iklim BMKG, Adi Ripaldi mengatakan ada beberapa faktor yang menyebabkan datangnya musim hujan terlambat.
Prediksi 2019 Jadi Tahun Terpanas Dalam Sejarah Terbukti, Musim Hujan di Indonesia Datang Terlambat
Laporan Wartawan Gridhot.ID, Angriawan Cahyo Pawenang
SERAMBINEWS.COM - Sudah lebih dari setengah tahun telah terlewati.
Namun musim hujan masih belum terlihat tanda-tandanya meski beberapa kota sudah sempat mengalami hujan.
Dikutip Gridhot dari Kompas.com, BMKG ternyata memang sudah memprediksi kejadian ini.
Pihaknya menyatakan di tahun 2019 ini musim hujan akan datang terlambat.
Kasubid Analis Informasi Iklim BMKG, Adi Ripaldi mengatakan ada beberapa faktor yang menyebabkan datangnya musim hujan terlambat.
Faktor utama adalah ENSO (El Nino-Southern Oscillation) atau variasi lebih panas atau dingin dari suhu permukaan laut di wilayah equator tengah dan timur Samudera Pasifik yang reguler atau berkala.
Baca: VIRAL Kakek 83 Tahun Nikahi Gadis 27 Tahun, Begini Cerita Pertemuan Pertama Keduanya
Baca: Belum Ada Kepastian Pemulangan Jenazah Pemuda Lhokseumawe yang Meninggal di Malaysia, Ini Sebabnya
Baca: Kisah Pemuda Lhokseumawe yang Meninggal di Malaysia, Dari Selangor Menjemput Maut di Pahang
Meski pada Agustus 2019 El Nino tercatat sudah melemah melalui pendataan suhu muka laut di wilayah Samudera Pasifik, ternyata masih ada faktor lainnya.
Faktor kedua adalah Indian Ocean Dipole (IOD), berdasarkan hasil pemantauan BMKG, IOD wilayah indonesia menunjukkan simbol positif.
Yang artinya Indonesia masih akan mengalami musim panas kemungkinan hingga akhir tahun nanti.
Suhu Permukaan Laut juga menjadi faktor lainnya.
Menurut Adi, suhu muka laut di Indonesia masih dingin hingga Oktober 2019 sehingga penguapan yang berpotensi bagi pertumbuhan awan-awan hujan masih kurang hingga Oktober.
Masih ada beberapa faktor lainnya yang menyebabkan kemarau jadi lebih panjang.
Namun faktor utamanya yaitu El Nino ternyata sudah diprediksi ilmuwan dunia di awal tahun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/planet-bumi_20170104_155808.jpg)