Heboh Kayu Bajakah

Kayu Bajakah Juga Tumbuh di Subulusalam, Tapi?

Kayu Bajakah juga tumbuh di hutan Kota Subulussalam tepatnya di areal rawa Singkil, Kecamatan Rundeng.

Kayu Bajakah Juga Tumbuh di Subulusalam, Tapi?
Dok: BKSDA Aceh
Suhermi, tim smart patrol BKSDA Aceh, di lokasi di Suaka Marga Satwa Rawa Singkil wilayah Siperkas Kecamatan Rundeng Kota Subulussalam, menemukan liana yang mirip bajakah, Selasa (20/9/2019). 

Laporan Khalidin | Subulussalam

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM - Kayu bajakah yang viral diberitakan untuk obat kanker sebagaimana temuan tiga siswa SMAN 2 Palangkaraya, Kalimantan Tengah, juga tumbuh di hutan Kota Subulussalam tepatnya di areal rawa Singkil, Kecamatan Rundeng.

"Di Subulussalam juga ada banyak di rawa Singkil, Kecamatan Rundeng," kata Riya Kamba, salah seorang petugas BKSDA Kota Subulusalam kepada Serambinews.com, Minggu (25/8/2019).

Menurut Riya Kamba, kayu Bajakah ini tumbuh subur di areal rawa Singkil Desa Siperkas, Kecamatan Rundeng sekitar 30 kilometer dari pusat Kota Subulussalam.

Dikatakan, bisa saja kayu Bajakah yang ada di Kalimantan sejenis dengan yang tumbuh di Rawa Singkil sebab habitatnya sama.

Namun bisa pula berbeda sehingga untuk membuktikan kesamaan jenis kayu Bajakah Kalimantan dengan Rawa Singkil di Kota Subulussalam, menurut Kamba perlu penelitian.

Untuk masalah ini, Kamba mengaku pernah menshare ke rekannya di Kalimantan namun sampai sekarang belum ada konfirmasi mengenai kesamaan tumbuhan berkhasiat super hebat tersebut.

Informasinya, kata Kamba, peneliti masih merahasikan dan belum memberikan jenis kayu Liana tersebut.

Intinya, kata Kamba, untuk membuktikan secara ilmiah khasiat atau jenis kayu Bajakah di Subulussalam perlu dilakukan penelitian.

"Harus ada penelitian. Karena bisa saja mirip tapi beda jenis," ujar Kamba

Seperti diberitakan di media ini, belakangan ini masyarakat Singkil dihebohkan dengan penemuan kayu bajakah, kayu yang diklaim hanya ada di hutan Kalimantan.

Kayu ajaib yang dipercaya dapat mengobati kangker, tumor dan penyakit ganas lainnya ini ternyata dengan mudah bisa ditemui di hutan Rawa Singkil.

Pembahasan kayu bajakah tidak hanya mewarnai diskusi masyarakat di warung-warung kopi, tetapi juga menarik perhatian Pemkab Singkil yang mendorong dinas terkait untuk meneliti khasiat tumbuhan ini.(*)

Baca: Kayu Bajakah Hebohkan Singkil, Dipercaya Dapat Mengobati Kanker

Baca: Bupati Aceh Singkil Bentuk Tim Peneliti Kayu Bajakah, Disinyalir Berkhasiat Obat

Baca: Ditemukan Oleh Pelajar Palangkaraya, Tanaman Bajakah Disebut Bisa Sembuhkan Kanker, Ini Faktanya

Baca: Warga Cot Ulim Bireuen Butuh Jalan Aspal, Sudah Puluhan Tahun Jalan Berlumpur Saat Hujan

Baca: Oknum PNS RSUZA Banda Aceh Diduga Tabrak Lari Polisi, Tersangka Ditangkap Saat Korban Berobat

Baca: Kakinya Terlilit Tali Saat Pasang Rumpon di Laut, Nelayan Aceh Timur Ditemukan Meninggal Dunia

Penulis: Khalidin
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved