Piala Menpora

Babak 16 Besar Piala Menpora 2019, Wakil Aceh Menang Dramatis dan Tegang, Begini Kejadiannya

Sepanjang babak pertama skor masih 0-0, tidak banyak peluang untuk menciptakan gol bagi kedua tim.

Penulis: Saiful Bahri | Editor: Mursal Ismail
For serambinews.com
Pemain Posila meluapkan kegembiraan 

Sepanjang babak pertama skor masih 0-0, tidak banyak peluang untuk menciptakan gol bagi kedua tim.

Babak 16 Besar Piala Menpora 2019, Wakil Aceh Menang Dramatis dan Tegang, Begini Kejadiannya

Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Tim SSB Posila Blang Panyang Lhokseumawe selaku wakil Aceh berhasil mengalahkan tim NTB secara dramatis di babak 16 besar Piala U-14 Menpora di Stadion Karang Asem Solo, Jawa Tengah, Rabu (28/8/2019) pagi.

Tim Aceh ini unggul melawan NTB melalui drama adu pinalti dengan skor 3-2 (0-0).

Sepanjang babak pertama skor masih 0-0, tidak banyak peluang untuk menciptakan gol bagi kedua tim.

Memasuki babak kedua, wakil Aceh tersebut mulai menguasai laga. Namun meskipun ada sekitar lima kali peluang mencetak gol, anak-anak Aceh tetap gagal membobol gawang NTB.

Maka laga berakhir skor 0-0, sehingga harus dilanjutkan dengan adu pinalti.

Di sinilah proses dramatis untuk kemenangan tim Aceh, yang sempat diawali dengan penuh ketegangan.

Baca: Piala Menpora 2019, Kalahkan Riau, SSB Posila Lhokseumawe Jadi Juara Grub B

Baca: Ilham, Pencetak Gol Terbanyak bagi Wakil Aceh di Piala Menpora 2019

Baca: Rayu Pacarnya Main ke Medan, Ini yang Dilakukan Pedagang Ayam di Hotel

Pasalnya, dari lima penentang pinalti, tiga eksekutor Aceh yang melakukan tendangan terlebih dahulu, gagal membobol gawang NTB.

Mereka adalah Zikri Amrullah, Rizki Alfa Thoni, dan Al Bajili. Sebaliknya, dua dari tiga penendang NTB berhasil membobol gawang Aceh, sehingga skor menjadi 0-2 untuk kekalahan Aceh.

Namun untung, di dua penendang wakil Aceh yang tersisa, yakni M Ridho Al Ikhsan dan Muhammad Raju, berhasil membobol gawang NTB.

Sebaliknya, dua penendang NTB tidak mampu membobol gawang Aceh, sehingga skor pun menjadi 2-2.

Maka harus ditambah satu penendang pinalti untuk masing- masing tim.

Di suasana yang sudah sangat menegangkan tersebut, Aceh mempercayakan kepada M Fauzi Fauzan.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved