Rabu, 3 Juni 2026

Gadis Paskibra Ini Belum Ditemukan, Hilang Usai Upacara Penurunan Bendera, Sudah Lapor ke Polisi

Pada pagi, Nira mengikuti upacara bendera, pun demikian pada sore, Nira juga mengikuti upacara penurunan bendera

Tayang:
Editor: Muhammad Hadi
(Dokumen Polsek Jepon)
Nira Damayanti (15), gadis Paskibraka Kecamatan Jepon, Blora, Jateng. 

SERAMBINEWS.COM - Sudah nyaris dua pekan ini, gadis anggota pasukan pengibar bendera (Paskibra) asal Desa Waru, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, menghilang tanpa jejak, Rabu (28/8/2019).

Ia adalah Nira Damayanti (15), siswi kelas 1 SMK Bhina Mulya, Blora.

Nira, sapaannya, mulai menghilang usai bertugas pada upacara penurunan bendera di Stadion Kridaloka, Kecamatan Jepon, Blora, Sabtu (17/8/2019) lalu.

Nira yang tak kunjung juga pulang ke rumah praktis membuat khawatir pihak keluarga.

Kedua orangtua Nira pun sudah melaporkan kasus hilangnya putri ketiga dari tiga bersaudara tersebut ke Mapolsek Jepon.

Ayah Nira, Sudiran, menyampaikan, sebelum menghilang, putrinya tersebut termasuk salah satu anggota paskibra yang bertugas di Stadion Kridaloka, Jepon.

Baca: BREAKING NEWS: Diduga Mesum dalam Mobil di Aceh Barat, Pasangan Asal Nagan Raya Ditangkap Warga

Pada pagi, Nira mengikuti upacara bendera, pun demikian pada sore, Nira juga mengikuti upacara penurunan bendera.

Namun selepas upacara penurunan bendera, Nira sudah tidak diketahui keberadaannya.

"Sekitar jam 6 petang saya ditelepon dan disuruh jemput oleh gurunya, tapi sesampainya di sana Nira sudah tidak ada. Bahkan saya tunggu sampai jam 9 malam juga tak ada kabar," tutur Sudiran saat dihubungi Kompas.com, Rabu (28/8/2019) malam.

Baca: Kemenag Nagan Raya Imbau Warga Tak Menikah Pada Kadhi Liar

Berteman dengan anak jalanan

Dijelaskan Sudiran, sejauh ini Nira tidak pernah memiliki masalah dengan keluarga.

Hanya saja, sambung Sudiran, sejak duduk di bangku SMP, Nira sudah sering tak pulang ke rumah karena pergaulan yang kurang etis.

Nira berkumpul dan berteman dengan anak-anak jalanan di Blora.

"Sudah sering dinasihati tapi membandel. Kalau dulu biasanya mentok tiga hari tidak pulang, tapi ini hampir dua minggu. Infonya sih di Jawa Timur dan ada info di Grobogan. Ya Allah, kamu kemana toh, Nduk ?" kata tukang sapu ini.

Kini, pihak keluarga berharap Nira bisa segera pulang ke rumah.

Baca: Tim BKPH Singkil Tangkap Pembalak Liar di Hutan Lindung Anak Laut

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved