Kamis, 23 April 2026

Berita Subulussalam

BKSDA Subulusalam Evakuasi Orangutan Sumatera dari Perkebunan Kelapa Sawit

Orangutan Sumatera (Pongo abelii) termasuk satwa liar yang memiliki perilaku aktif pada siang hari dan lebih banyak beraktifitas di atas pepohonan

Penulis: Khalidin | Editor: Muhammad Hadi
(DOKUMENTASI BKSDA)
PERSONEL Seksi Konservasi Wilayah II Subulussalam Resor Wilayah 17 Rundeng bersama Tim Orangutan Information Center (OIC) didampingi Mitra WCS – IP saat mengevakuasi seekor Orangutan Sumatera (Pongo abelii) yang berada di areal perkebunan kelapa sawit dan sempat masuk ke permukiman penduduk di Desa Sepang, Kecamatan Longkib, Kota Subulussalam, Kamis (29/8/2019) siang tadi. 

Penebangan kayu, pelebaran akses jalan, banyaknya hutan yang menjadi area perkebunan industri, dan perburuan satwa liar menjadi ancaman terbesar terhadap populasi Orangutan Sumatera ini.

Baca: Kisah Penerima Beasiswa Lazismu Oktavia: Alhamdulilah, Saya Bisa Bayar Utang SPP

Jumlah Orangutan Sumatera sendiri di alam untuk saat ini diperkirakan berjumlah ± 13.846 individu dengan luasan habitat ± 16.775 km2.

Terkait Orangutan yang dievakuasi tadi, Balai Konservasi Sumber Daya Alam Aceh sangat mengapresiasi masyarakat sekitar.

Menurut Hadi, penduduk sekitar turut ikut membantu dalam melaporkan kejadian ke petugas BKSDA Aceh di Subulussalam sehingga dapat diambil upaya penanganan yang tepat dan tidak menimbulkan dampak negatif baik bagi Orangutan Sumatera sendiri maupun masyarakat sekitar yang berada di area perkebunan kelapa sawit.

”Kami selalu berharap adanya bantuan informasi dari masyarakat bila melihat ada satwa dilindung seperi Orangutan Sumatera atau hewan lainnya ke petugas BKSDA Subulussalam sehingga dapat diambil tindakan,” pungkas Hadi. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved