Jumat, 17 April 2026

Berita Banda Aceh

Dinas Perhubungan Kota Banda Aceh Akan Segera Berlakukan Pembayaran Nontunai

“Ke depan di harapkan pembayaran tiket kapal ke Sabang dan Pulo Aceh serta semua transaksi di kawasan pelabuhan termasuk kantin juga nontunai,"

Penulis: Misran Asri | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Kepala Dinas Perhubungan Kota Banda Aceh, Muzakkir Tulot beraudiensi ke Bank Indonesia (BI) Provinsi Aceh yang diterima Zainal Arifin Lubis, menindaklanjuti rencana penerapan transaksi elektronifikasi sistem pembayaran nontunai yang dimulai di kawasan Pelabuhan Ulee Lheue,Banda Aceh beberapa hari lalu. 

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Mulai Oktober 2019 mendatang, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banda Aceh mulai menerapkan transaksi elektronifikasi sistem pembayaran non tunai yang dimulai di kawasan Pelabuhan Ulee Lheue,Banda Aceh.

Penerapan itu dalam rangka menyukseskan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) serta mendukung Kota Banda Aceh smart city.

Kadishub Kota Banda Aceh, Drs Muzakkir Tulot MSi, mengatakan kawasan pelabuhan Ulee Lheue sebagai pilot project dalam penerapan tersebut.

Percontohan elektronifikasi transaksi non tunai di Kota Banda Aceh pertama yang akan diberlakukan awal Oktober 2019.

Baca: FOTO - FOTO: 187 Senpi Bekas Konflik Aceh Diperlihatkan di Lapangan Indoor Jasdam

“Kami akan mulai menerapkannya awal Oktober 2019. Tapi, dari mulai penerapan di awal Oktober 2019 itu, selama tiga bulan, kita tetap akan menyosialisasikan, karena masa transisi dari pembayaran tunai yang dilakukan selama ini, menjadi non tunai,” kata Muzakkir, kepada Serambinews.com, Kamis (29/8/2019).

Efektifnya penerapan transaksi elektronifikasi sistem pembayaran nontunai di Pelabuhan Ulee Lheue itu akan maksimal diterapkan mulai awal Desember 2019.

Menurut Kadishub Banda Aceh ini tujuan elektronifikasi transaksi nontunai, agar masyarakat mampu mengikuti dan memanfaatkan perubahan zaman serta perkembangan teknologi dan era digital IT seperti saat ini.

Baca: Suami Bunuh Istri karena Pasang Status Janda di Facebook, Korban Tewas Akibat Beberapa Luka Tusukan

Penerapan itu juga untuk merealisasikan salah satu poin dalam MoU antara Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman dengan Bank Indonesia (BI) Provinsi Aceh.

Untuk saat ini sedang proses persiapan pemasangan alat dan integrasi system payment gateway, dimana pada akhir tahun ini, elektronifikasi transaksi nontunai di Pelabuhan Ulee Lheue akan diterapkan pada penerimaan retribusi jasa tanda masuk pelabuhan.

Lalu penitipan kendaraan di hanggar pelabuhan dan jasa penggunaan dermaga di Pelabuhan Ulee Lheue.

“Ke depan di harapkan pembayaran tiket kapal ke Sabang dan Pulo Aceh serta semua transaksi di kawasan pelabuhan termasuk kantin juga nontunai.

Pihak perhubungan dalam waktu dekat juga akan melakukan koordinasi dan sosialisasi lebih lanjut dengan pihak operator kapal dan stakeholder lain yang ada di Pelabuhan Ulee Lheue,” kata Muzakkir didampingi Kabid Lalu Lintas dan Angkutan (LLA) M Zubir SSiT MSi.

Baca: Ini Penjelasan Polisi Terkait Pria Berambut Panjang Mengaku Datang ke Aceh Untuk Berjihad

Di dalam implementasi transaksi nontunai akan menggunakan uang elektronik dari perbankan seperti brizzi dari BRI, tapcash dari BNI, e-money dari Bank Mandiri, flazz dari BCA dan produk bank lainnya serta juga dapat menggunakan dompet digital yang berbasis QR code.

“Penerapan sistem itu untuk mencegah pungli dan kebocoran PAD dari penerimaan retribusi, dimana tidak ada lagi pembayaran retribusi menggunakan uang kontan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved