Berita Langsa

Kasus Bawang Selundupan, Penyidik Bea Cukai Tetapkan 3 Tersangka Awak Kapal

"Mereka dijadikan tersangka sesuai alat bukti yang cukup dan sah. Mereka telah titipkan sementara di Lembaga Permasyarakat (LP) Kelas II Langsa,"

Kasus Bawang Selundupan, Penyidik Bea Cukai Tetapkan 3 Tersangka Awak Kapal
Serambi
Bawang merah 3.000 karung yang diselundupan dari Malaysia saat diamankan di Pelabuhan Kuala Langsa, Kamis (15/8/2019).SERAMBINEWS.COM/ ZUBIR. 

"Mereka dijadikan tersangka sesuai alat bukti yang cukup dan sah. Ketiga tersangka telah kita titipkan sementara di Lembaga Permasyarakat (LP) Kelas II B Langsa," ujar Doddy.

Laporan Zubir | Langsa

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Penyidik KPPBC TMP C Kuala Langsa, menetapkan 3 ABK dan nahkoda kapal motor (KM) Tetap Semangat-1 GT 20 No 246/QQd yang mengangkut 27 ton bawang ilegal selundupan asal Penang Malaysia, sebagai tersangka.

Kasubsi Penyidikan KPPBC TMP C Kuala Langsa, Doddy Agus Teguh kepada Serambinews.com, Kamis (29/8/2019) mengatakan, ketiga tersangka berinisial JS (23), M (38), dan P (22) merupakan awak kapal telah ditetapkan tersangka.

"Mereka dijadikan tersangka sesuai alat bukti yang cukup dan sah. Ketiga tersangka telah kita titipkan sementara di Lembaga Permasyarakat (LP) Kelas II B Langsa," ujar Doddy.

Sementara itu tambah Doddy, barang bukti (BB) 1 unit KM Tetap Semangat-1 GT 20 No 246/QQd diamankan di Pelabuhan Kuala Langsa.

Baca: Mahasiswa Minta Emas 38 Kg di Tugu Monas Dikembalikan ke Aceh, Ini Alasannya

Dilaporkan, sebanyak 3.000 karung atau 27 ton bawang merah ilegal (selundupan) dari Penang Malaysia yang berhasil ditangkap tim gabungan Bea Cukai dua pekan lalu, Jumat (30/8/2019) besok akan dimusnahkan.

Sejak ditangkap pada tanggal 14 Aguatus 2019 lalu, 3.000 karung bawang merah ilegal itu diamankan di Markas Kompi 2 Batalyon B Pelopor Aramiah Polda Aceh, di Desa Aramiah, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur.

Kasubsi Penyidikan KPPBC TMP C Kuala Langsa, Doddy Agus Teguh, kepada Serambinews.com, Kamis (29/8/2019) mengatakan, hasil pemeriksaan laboratorium oleh pihak Karantina dan Tumbuhan terlait, bawang selundupan asal Penang, Negara Malaysia ini berbahaya bila dikonsumsi.

"Hasil pemeriksaan di laboratorium yang disampaikan pihak Karantina Makanan dan Tumbuhan, bawang merah tersebut mengandung zat berbahaya," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Zubir
Editor: Nurul Hayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved