Berita Aceh Utara

Pedagang Ayam Bawa Pacar ke Medan, Mulai Lakukan Ini di Mobil dan Sempat ke Tempat Hiburan Malam

“Ketika dalam perjalanan dari Aceh Utara ke Medan, tersangka sempat memegang bagian tubuh korban yang tidak pantas,” ujar Kapolres Aceh Utara.

Pedagang Ayam Bawa Pacar ke Medan, Mulai Lakukan Ini di Mobil dan Sempat ke Tempat Hiburan Malam
SERAMBINEWS.COM/ JAFARUDDIN
Kasat Reskrim Polres Aceh Utara menginterogasi pria yang menyetubuhi pacarnya di sela-sela konferensi pers di Mapolres Aceh Utara, Rabu (28/8/2019). 

“Ketika dalam perjalanan dari Aceh Utara ke Medan, tersangka sempat memegang bagian tubuh korban yang tidak pantas,” ujar Kapolres Aceh Utara, AKBP Ian Rizkian milyardin melalui Kasat Reskrim, AKP Adhitya Pratama SH SIK

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Reskrim Polres Aceh Utara, sedang menyelidiki kasus persetubuhan terhadap seorang remaja berinisil NL (16), asal Aceh Utara di sebuah hotel di Medan oleh pacarnya.

Pria tersebut adalah KM (29), pedagang ayam asal Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, yang kemudian ditangkap polisi pada Jumat (27/8/2019) pagi.  

Untuk diketahui, pria tersebut dilaporkan ke Polres Aceh Utara pada Jumat (23/9/2019), karena diduga menyetubuhi pacarnya setelah dirayu, di sebuah hotel di kawasan Medan.

Baca: Farhat Abbas dan Andar Situmorang ‘Keroyok’ Hotman Paris, Ruben Onsu dan Ivan Gunawan Ungkap Misteri

“Ketika dalam perjalanan dari Aceh Utara ke Medan, tersangka sempat memegang bagian tubuh korban yang tidak pantas,” ujar Kapolres Aceh Utara, AKBP Ian Rizkian milyardin melalui Kasat Reskrim, AKP Adhitya Pratama SH SIK kepada Serambinews.com, Kamis (29/8/2019).

Setelah terjadi persetubuhan tersebut di Medan dengan cara dipaksa kata Reskrim, tersangka bersama korban juga sempat pergi ke tempat hiburan malam di kawasan Medan.

Tapi saat itu, korban sudah meminta pulang kepada tersangka atau pacarnya.

Tapi tersangka tidak menyanggupinya, kemudian tersangka memberikan uang kepada korban untuk ongkos pulang.

Namun, uang yang diberikan tersangka kepada korban, hanya cukup untuk ongkos mobil sampai ke Langsa.

Baca: BREAKING NEWS: Asrama Mahasiswa Woyla Terbakar di Aceh Barat

Kemudian korban menghubungi orang tuanya untuk dijemput, karena tidak memiliki cukup uang lagi untuk ongkos pulang ke Aceh Utara.

“Kemudian korban dijemput orang tuanya dan menceritakan kejadian tersebut, sehingga kasus itu langsung dilaporkan ke polisi,” ujar Kasat Reskrim.

Saat ini, polisi juga sudah memeriksa korban sebagai saksi dan menunggu hasil visum dari RS yang ada di Lhokseumawe. (*)

Baca: Siswa An Nahla Juara Lomba Pidato  

Penulis: Jafaruddin
Editor: Nurul Hayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved