Kamis, 4 Juni 2026

Berita Aceh Timur

Polres Aceh Timur Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh Rencong 2019

Apel pasukan dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat guna mewujudkan kamseltibcarlantas

Tayang:
Penulis: Seni Hendri | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Kapolres Aceh Timur, AKBP Wahyu Kuncoro memimpin apel pasukan sebagai tanda dimulainya Operasi Patuh Rencong 2019 

Laporan Seni Hendri | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Polres Aceh Timur gelar Apel Pasukan dalam rangka Operasi Patuh Rencong 2019, di Mapolres setempat, Kamis (29/8/2019) pagi.

Apel pasukan dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat guna mewujudkan kamseltibcarlantas ini, dipimpin langsung oleh Kapolres Aceh Timur AKBP Wahyu Kuncoro, S.I.K, M.H.

Turut dihadiri Danramil 05/Idr Idi Rayeuk Kapten Inf Suharno, Kepala Satpol PP/WH Kabupaten AcehTimur T. Amran, S.E, para pejabat utama Polres Aceh Timur, para kapolsek dan Direktur Rumah Sakit dr. Zubir Mahmud dr. Edi Gunawan.

Baca: Ini Penjelasan Polisi Terkait Pria Berambut Panjang Mengaku Datang ke Aceh Untuk Berjihad

Dalam sambutannya, Kapolres membacakan amanat serentak dari Kapolda Aceh Irjen Pol Drs Rio Septianda Djambak yang menyampaikan bahwa keselamatan bagi pengguna jalan saat ini menjadi fokus perhatian.

"Keselamatan dalam berlalu lintas memang sering diabaikan, bahkan tidak dianggap penting. Hal ini dapat ditunjukkan dari kesadaran pengguna lalu lintas yang masih rendah," ucapnya.

Lebih lanjut, Kapolres juga memaparkan Operasi Patuh ini akan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia selama 14 hari, mulai tanggal 29 Agustus hingga 11 September mendatang.

Menyasar 8 sasaran prioritas pelanggaran, diantaranya pengendara motor yang tidak menggunakan helm standar, pengemudi yang tidak menggunakan safety belt.

Pengemudi yang melebihi batas kecepatan, pengemudi di bawah pengaruh alkohol, pengemudi yang melawan arus, pengemudi di bawah umur.

Baca: Aturan Wajib Berbahasa Aceh Setiap Jumat di Lhokseumawe, Ini Saran Majelis Adat Aceh

Pengemudi yang menggunakan handphone, dan kendaraan yang menggunakan lampu strobo, rotator dan sirine.

Kapolda dalam amanatnya pun mengharapkan Operasi Patuh tahun ini dapat menekan jumlah fatalitas korban berat (meninggal) dan meminimalisir kemacetan lalu lintas serta mewujudkan kamseltibcarlantas yang mantap.

Karena kecelakaan lalu lintas selama operasi ZEBRA Rencong tahun 2017 berjumlah 25 orang dan di tahun 2018 menurun menjadi 18 orang, atau mengalami penurunan sebanyak 7 orang.

Selain itu, selama pelaksanaan operasi patuh Rencong tahun 2018 juga terdapat 10.963 kasus pelanggaran yang diselesaikan dengan tilang sebanyak 9.160 kasus dan teguran sebanyak 1.803 kasus.

Tingginya angka pelanggaran lalu lintas tersebut sangat berkolerasi terhadap jumlah korban, baik korban meninggal dunia, luka berat, luka ringan maupun korban materil.

Baca: PSLS Tantang Persimura di Laga Perdana Babak 12 Besar Liga 3, Ini Jadwal Lengkapnya

Guna mengatasi permasalahan lalu lintas tersebut perlu dilakukan berbagai upaya untuk menciptakan situasi Kamseltibcar lantas dengan pemberdayaan seluruh stakeholder.

"Selamat melaksanakan tugas operasi kepolisian mandiri kewilayahan dengan sandi operasi Patuh Rencong 2019. Semoga Allah SWT selalu memberikan bimbingan dan kekuatan serta petunjuk kepada kita semua agar dapat melaksanakan tugas dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Kapolres Aceh Timur AKBP Wahyu Kuncoro. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved