Berita Aceh Utara

Ketika Hendak Mengambil Sepmor di Dapur, Pasutri Ini Terkejut Bukan Kepalang, Ini yang Terjadi

Disebutkan, saat sedang melaksanakan shalat korban dan istri tidak mendengar suara apapun di bagian dapur.

Ketika Hendak Mengambil Sepmor di Dapur, Pasutri Ini Terkejut Bukan Kepalang, Ini yang Terjadi
For Serambinews.com
Aparat Polsek Tanah Jambo Aye Aceh Utara melakukan penyelidikan kasus pencurian sepmor di Desa Tanjong Meunye kecamatan setempat. 

Laporan Jafaruddin | Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Pasangan suami istri (pasutri) asal Desa Tanjong Meunye, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara terkejut ketika hendak mengambil sepeda motor (sepmor) di dapur seusai melaksanakan shalat magrib, Kamis (29/8/2019) sekira pukul 19.00 WIB.

Pasangan tersebut adalah Muhammad (61)  

Karena Sepmor jenis Honda Supra X warna hitam Tipe AFX12U21C08, tahun 2014, dengan nomor Rangka MHJBP116EK060661 dan Nomor Mesin JBP1E1060829, bernomor polisi BL 3173 KI sudah raib.

Diduga sepmor tersebut dicuri saat mereka sedang melaksanakan shalat magrib.

“Korban saat itu bersama istrinya sedang melaksanakan shalat magrib. Sedangkan Sepmor tersebut disimpan di bagian dapur, dengan kunci kontak berada di sepmor,” ujar Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kapolsek Tanah Jambo Aye, AKP Zulfitri kepada Serambinews.com, Jumat (30/8/2019) sore.

Disebutkan, saat sedang melaksanakan shalat korban dan istri tidak mendengar suara apapun di bagian dapur.

Karena itu setelah shalat Muhammad berencana pergi ke warung.

Lalu ketika membuka pintu dapur, Muhammad dan istrinya tersentak.

Baca: 2 dari 5 Tersangka Curanmor Sekandung, 12 Sepmor Diamankan, Pemilik Diimbau Ambil ke Mapolres Atim

Baca: Polisi Bekuk Pelaku Curanmor, Dua Tersangka Masih Pelajar  

Baca: VIDEO - Polres Pidie Ringkus Empat Tersangka Curanmor, Delapan Sepeda Motor jadi Barang Bukti

Sebab sepmor yang disimpan sebelumnya sudah raib dan pintu dapur sudah terbuka.

Padahal sebelum magrib pintu dapur tersebut dikunci dari dalam.

“Pelaku diduga masuk ke dalam dapur korban melalui pintu belakang. Karena pacok pintu rumah korban dapat dibuka dari luar melalui lubang pada dinding rumah berkonstruksi kayu tersebut,” ujar Kapolsek Tanah Jambo Aye.

Setelah kejadian tersebut, korban langsung melaporkan peristiwa tersebut kepada polisi, sehingga petugas langsung ke lokasi kejadian untuk proses penyelidikan.

Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian Rp 12 juta.

“Petugas sudah ke lokasi untuk mengumpulkan keterangan dan barang bukti, tapi di lokasi kejadian petugas belum menemukan barang buktinya. Karena itu petugas nantinya akan memeriksa korban sebagai saksi untuk mengetahui kronologis kejadian,” ujar Kapolsek Tanah Jambo Aye. (*) 

Penulis: Jafaruddin
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved