Tafakur

Menzalimi Diri

Ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami

Menzalimi Diri
IST
Jarjani Usman

Oleh: Jarjani Usman

 "Ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi." (QS. Al 'Araf: 23)

Demikianlah doa Nabi Adam alaihissalam ketika menyadari dirinya telah berbuat sesuatu yang dilarang Allah.  Nabi Adam menengadah dengan linangan air mata memohon ampunan kepada Allah.  Sang nabi menyadari kesalahannya itu termasuk bagian dari menzalimi diri sendiri.

Bagi Nabi Adam, satu perbuatan salah yang dilakukannya disadarinya sebagai perbuatan yang sangat merugikan diri atau menzalimi diri sendiri, apalagi kita yang kadangkala telah berbuat kezaliman berkali-kali seumur hidup.  Meskipun demikian, tak sedikit orang yang tak menyadarinya sehingga enggan bermohon ampun, seakan-akan dosa-dosa itu akan terhapus ditelan waktu.   

Padahal, sama sekali tidak.  Kelelahan berbuat dosa bisa berakhir, tetapi dosa dari perbuatan itu akan diemban hingga akhirat. Di akhirat kelak, tubuh berdosa akan dibakar dalam kobaran api, diempaskan ke besi runcing dan berbagai alat peremuk tubuh lainnya, dan lain-lain. Sedangkan di dunia, dosa-dosa yang dibiarkan akan menutupi hati yang membuat diri kita susah untuk kembali kepada kebaikan.

Meskipun demikian, tak sedikit hamba yang mengabaikan dosa walaupun telah diberikan peluang untuk memperoleh ampunan siang dan malam.  Allah berjanji akan mengampuni dosa-dosa hamba-Nya, bila mau dimohon kepada-Nya.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved