Rabu, 29 April 2026

Doa Setelah Shalat Hajat, Tata Cara dan Bacaan Lengkap Agar Hajat Dikabulkan Allah

Shalat hajat merupakan amalan sunah yang dianjurkan bagi umat Islam saat memiliki keinginan atau kebutuhan tertentu.

Editor: Mursal Ismail
SERAMBINEWS.COM/AI
ILUSTRASI BERDOA - Shalat hajat merupakan amalan sunah yang dianjurkan bagi umat Islam saat memiliki keinginan atau kebutuhan tertentu. 

Ringkasan Berita:
  • Shalat hajat adalah salat sunah untuk memohon agar keinginan atau kebutuhan dikabulkan Allah, dikerjakan minimal dua rakaat dan maksimal 12 rakaat.
  • Tata cara shalat hajat sama seperti shalat pada umumnya, yang membedakan adalah niat dan doa khusus setelah salam.
  • Doa setelah shalat hajat berisi pujian kepada Allah, shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, serta permohonan ampunan dan pengabulan hajat.
 

SERAMBINEWS.COM - Shalat hajat merupakan amalan sunah yang dianjurkan bagi umat Islam saat memiliki keinginan atau kebutuhan tertentu.

Dengan melaksanakan shalat minimal dua rakaat, disertai doa, shalawat, dan permohonan dengan penuh keikhlasan, diharapkan Allah SWT mengabulkan hajat.

Selain itu memberikan ketenangan dan kekuatan spiritual bagi yang melaksanakannya.

“Barang siapa memiliki hajat kepada Allah atau kepada manusia, hendaklah dia berwudhu dengan sempurna, lalu melaksanakan shalat dua rakaat, memuji Allah, membaca shalawat, dan kemudian berdoa.” (HR. at-Tirmidzi) 

Kementerian Agama RI menjelaskan bahwa jumlah rakaat shalat hajat minimal dua rakaat dan paling banyak 12 rakaat, dengan salam di setiap dua rakaat.

Cara melaksanakan salat hajat sama seperti salat pada umumnya, yang membedakan adalah niat dan doa setelah shalat.

Baca juga: Awali Shalat Hajat di Masjid Gudang, Juragan-Adifal Mendaftar Maju Pilkada ke KIP Nagan Raya

Dikutip dari Kitab Nihayatuz Zain karya Syekh Nawawi Al-Bantani, berikut ini doa setelah salat hajat.

Doa Setelah Shalat Hajat
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ وَأَتَوَجَّهُ إِلَيْكَ بِنَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَبِيِّ الرَّحْمَةِ يَا مُحَمَّدُ إِنِّي تَوَجَّهْتُ بِكَ إِلَى رَبِّي فِي حَاجَتِي هَذِهِ لِتُقْضَى اللَّهُمَّ فَشَفِّعْهُ فِيَّ
Allāhumma innī as’aluka wa atawajjahu ilaika binabiyyika Muḥammadin ṣallallāhu ‘alaihi wasallam, nabiyyir-raḥmah.
Yā Muḥammad innī tawajjahtu bika ilā rabbī fī ḥājatī hādhihi lituqḍā. Allāhumma fasyaffi‘hu fiyya.

 
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dan aku bertawasul kepada-Mu dengan Nabi-Mu Muhammad Saw, Nabi pembawa rahmat. Wahai Muhammad, sesungguhnya aku bertawasul denganmu kepada Tuhanku dalam hajatku ini agar dikabulkan. Ya Allah, maka terimalah syafaat beliau untukku."

Tata Cara Shalat Hajat
Kementerian Agama menjelaskan mengenai cara pelaksanaan salat hajat dalam lamannya, sebagai berikut:

1. Niat shalat hajat:

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الحَاجَةِ رَكْعَتَيْنِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى
Ushallî sunnatal ḫâjati rak‘ataini adâ‘an lillâhi ta‘âlâ

Artinya: “Aku menyengaja salat sunnah hajat dua rakaat tunai karena Allah SWT.”

2. Membaca Surat Al-Fatihah

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلْعَٰلَمِينَ
ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
مَٰلِكِ يَوْمِ ٱلدِّينِ
إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ
ٱهْدِنَا ٱلصِّرَٰطَ ٱلْمُسْتَقِيمَ
صِرَٰطَ ٱلَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ ٱلْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا ٱلضَّآلِّينَ
Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm
Al-ḥamdu lillāhi rabbil-‘ālamīn
Ar-raḥmānir-raḥīm
Māliki yaumid-dīn
Iyyāka na‘budu wa iyyāka nasta‘īn
Ihdinaṣ-ṣirāṭal-mustaqīm
Ṣirāṭallażīna an‘amta ‘alaihim gairil-magḍūbi ‘alaihim wa laḍ-ḍāllīn

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved