Jurnalisme Warga

Pesona Pantai Kahona Barus

ALAM semesta diciptakan Tuhan dengan sejuta hal yang menakjubkan. Keindahan alam Indonesia membuat negeri ini begitu kaya

Pesona Pantai Kahona Barus
IST
KHAIRUDDIN, M.Ag., Koordinator Warung Penulis Chapter Aceh Singkil dan dai perbatasan Aceh, melaporkan dari Tanah Bara, Aceh Singkil

Khairuddin, S.HI. M.Ag., Koordinator Warung Penulis Chapter Aceh Singkil, aktivis lembaga Keluarga Sakinah  Mawaddah dan Rahmah (K-Samara), melaporkan dari Barus, Tapanuli Tengah

 ALAM semesta diciptakan Tuhan dengan sejuta hal yang menakjubkan. Keindahan alam Indonesia membuat negeri ini begitu kaya dan terkenal di mata dunia. Termasuk di negara yang kita cintai ini.  Keindahan alam Indonesia dianggap tidak ada yang mampu menandingi. Maka tidak heran jika banyak wisatawan asing yang rela datang jauh-jauh ke Indonesia untuk menikmati keindahan alamnya.

Salah satu keindahan alam tersebut berada di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), berada di pesisir barat Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Mayoritas penduduknya suku Batak Toba dan Mandailing. Namun, masyarakat yang berdomisili di Tapteng ini berasal dari beragam suku, seperti Batak, Mandailing, Minangkabau, Nias, Jawa, Minahasa, Bugis, dan Sunda. Bahkan ada juga keturunan Arab Saudi dan Yaman.

Tapteng merupakan salah satu daerah destinasi wisata di Provinsi Sumut. Daerah yang dijuluki “Negeri Wisata Sejuta Pesona” itu menyimpan potensi keindahan alam yang luar biasa. Di antaranya wisata religi, wisata alam, gunung, pantai dan laut.  Di antara sekian banyak wisata di atas, saya lebih tertarik pada keindahan pantainya yang bernama Kahona.

Pantai ini ada di Desa Labuhan Tua, Kecamatan Andam Dewi Barus, Kabupaten Tapteng. Pantai ini juga diyakini sebagai pantai paling indah di Sumut.

Pantai Kahona merupakan teluk kecil yang memiliki pantai sepanjang lima kilometer, mulai dari Kualo Simamatco sampai dengan Kualo Sipaubat. Dengan panorama pasir putih halus dan pantai yang memukau. Pantai Kahona ini terletak di Desa Lobu Tua, Kecamatan Andan Dewi, Barus, sekitar 9 kilometer dari pusat Kecamatan Kota Barus, dan hanya 5 kilometer saja dari pusat Kecamatan Andan Dewi. Sedangkan dari pusat pemerintahan kabupaten di Sibolga sekitar tujuh puluh kilometer. Kurang lebih dua jam perjalanan darat.

Secara umum Pantai Kahona berjarak sekitar 80 km dari Pandan, ibu kota Tapanuli Tengah, atau 70 km dari Kota Sibolga ke arah utara. Tepatnya melalui jalan lintas Sibolga-Aceh. Selanjutnya dari jalan lintas Sibolga-Aceh masih berjarak sekitar 3 km hingga sampai ke Pantai Kahona itu sendiri.

Penamaan Kahona tersebut diberikan oleh penduduk setempat, yang diyakini berasal dari bahasa India, yaitu “kaho na”. Seperti judul film Bollywod saja. Pada zaman dahulu, di kawasan pantai ini konon berlangsung sebuah perdagangan dunia dan menjadi lokasi permukiman para saudagar dari India maupun bangsa Arab.

Pada saat itu, warga negara India masuk ke daerah Sisangge-Sangge untuk membeli kapur barus (kamfer) dan kemenyan. Mungkin itulah yang membuat warga setempat beberapa tahun lalu membuat nama pantai ini menjadi Pantai Kahona.

Setiap tempat wisata memiliki kelebihan masing-masing, begitu juga dengan pantai Kahona. Pantai ini memiliki pasir putih yang halus dan deretan kelapa, serta rumput hijau semakin menambah keindahan dan keasrian. Pantai Kahona ini sangat cocok bagi yang mencari ketenangan dengan panorama alam yang menakjubkan, sehingga sangat tepat bagi yang ingin berenang, dan memancing ikan dengan menggunakan perahu nelayan setempat.

Halaman
12
Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved