Breaking News:

Luhut Saran BPJS Dibantu China, Rizal Ramli Beberkan Keburukannya: Kayak Negara Keterbelakangan Aja

Mulanya Rizal Ramli menegaskan untuk menangani permasalahan BPJS Kesehatan Indonesia tak perlu meminta bantuan dari negara Tiongkok atau China.

Editor: Amirullah
TRIBUNNEWS.COM
Rizal Ramli 

"Enggak perlu minta bantuan Tiongkok buat urusan kaya gini aja," tegas Rizal Ramli dikutip TribunJakarta.com dari TV One, pada Rabu (4/9/2019).

Ia kemudian mengungkapkan Ping An Insurance adalah salah satu perusahaan asuransi terbesar di Tiongkok.

Rizal Ramli lantas membeberkan keburukan apabila pemerintah menerima bantuan dari perusahan asuransi tersebut.

Pertama menurut Rizal Ramli data kesehatan masyrakat Indonesia yang menjadi peserta BPJS Kesehatan dapat dengan mudah diakses oleh Tiongkok.

Kedua Rizal Ramli mengatakan permasalahan obat-obatan di Tanah Air mungkin bisa dikuasai negara tirai bambu itu.

Baca: BREAKING NEWS - Dekan Fakultas Psikologi Mengundurkan Diri, Mahasiswa UIN Ar-Raniry Geruduk Rektorat

Baca: Kecelakaan Tol Cipularang yang Tewaskan 8 Orang, Sopir Truk Jadi Tersangka, Ini Kronologi Lengkapnya

Mengigat BPJS Kesehatan merupakan konsumen utama obat-obatan.

"Itu salah satu perusahaan asuransi besar, di Tiongkong," jelas Rizal Ramli.

"Menurut saya jangan gitu lah, nanti kalau di kasih sama perusahaan Tiongkok ini data kesehatan kita semua ada di Beijing,"

"Yang kedua nanti bisnis obat-obatan, kan nanti pembeli obat paling besar adalah BPJS,"

"Akhirnya mereka jadi pengasoknya juga dan lain-lain," tambahnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved