Berita Singkil
Muara Sungai Sekitar Dermaga Pulo Sarok Dangkal, Boat Rute Pelayaran Singkil-Pulau Banyak Terhambat
Alur sungai di dermaga jembatan tradisional Jembatan Tinggi Pulo Sarok, Kecamatan Singkil, Aceh Singkil, dangkal.
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Dede Rosadi | Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Alur sungai di dermaga jembatan tradisional Jembatan Tinggi Pulo Sarok, Kecamatan Singkil, Aceh Singkil, dangkal.
Padahal dermaga itu merupakan yang tersibuk di Aceh Singkil. Dermaga melayani rute pelayaran kapal tradisonal Singkil-Pulau Banyak dan sebaliknya.
Kemudian boat pengakut ikan dari Kepulauan Banyak, yang hendak dibawa ke Medan, Sumatera Utara, juga bongkar muat di Dermaga Jembatan Tinggi Pulo Sarok.
Kondisi serupa dengan bongkar muat barang-barang kebutuhan pokok dan bangunan yang akan dibawa ke Kepulauan Banyak.
Akibat dangkal kapal kerap terhambat ke luar masuk. Kapal harus menunggu air pasang baru bisa sandar maupun keluar.
"Kadang sampai berjam-jam nunggu pasang baru bisa keluar atau masuk dermaga Jembantan Tinggi," kata Ma Panjang, nakhoda boat, Jumat (6/9/2019).
Pendangkalan juga terjadi di mulut muara menuju dermaga Jembatan Tinggi Pulau Sarok. Di sana cukup bahaya sebab ombak memecah.
Sehingga kapten boat harus dipandu ketika melintas agar tak terjebak di tempat dangkal.
Selain dangkal dermaga Jembatan Tinggi Pulo Sarok, minim fasilitas. Tempat sandar sejauh ini banyak yang dibangun secara swadaya.(*)
Baca: Catat ya! Mulai 7 September Kapal Teluk Sinabang Kembali Berlayar ke Meulaboh
Baca: Erli Hasyim Gugat DPRK Simeulue ke PTUN Banda Aceh Terkait Kasus Video Amoral
Baca: Babak 12 Besar Liga 3, PSLS Targetkan Menang atas Persal Aceh Selatan
Baca: Tiba Dinihari di Bandara SIM, Dua Jamaah Kloter 3 Aceh Dirujuk ke RSUZA
Baca: Golkar Pastikan Bentuk Satu Fraksi di DPRK Lhokseumawe Bersama PAN
Baca: Ini Puskesmas di Pidie Jaya yang Sudah Terakreditasi dan Sedang Proses
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/dankkal.jpg)