Berita Subulussalam
Warga Kuta Tengah Subulussalam Akhirnya Bisa Jumatan di Masjid, Ini Alasannya
Jumat, (6/9/2019) tadi menjadi momen bersejarah bagi warga Desa Kuta Tengah, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam.
Penulis: Khalidin | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Khalidin | Subulussalam
SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM – Jumat, (6/9/2019) tadi menjadi momen bersejarah bagi warga Desa Kuta Tengah, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam.
Karena, sejak daerah ini ada baru tadi siang masyarakat bisa melaksanakan shalat Jumat secara mandiri di masjid desanya.
Rinto Berutu, salah seorang pemuda Kecamatan Penanggalan kepada Serambinews.com mengabarkan jika selama ini belum pernah ada pelaksanaan shalat Jumat di masjid Al-Ikhlas Desa Kuta Tengah. Ini karena dulunya jumlah penduduk di sana masih belum mencukupi.
Masyarakat setempat menurut Rinto shalat jumat ke masjid di desa tetangga.
Dikatakan, Masjid Desa Kuta Tengah awalnya berstatus mushalla dibangun tahun 1980. Kala itu, di sana belum menjadi desa tapi masih dusun dengan jumlah warga sebanyak 13 kepala keluarga (KK).
Lalu, lanjut Rinto, tahun 2002 status Mushalla ditingkatkan menjadi Masjid yang dipelopori dai perbatasan kala itu bernama Alm. Zulhelmi.
Meski sudah berstatus masjid, warga belum dapat melaksanakan shalat Jumat lantaran jumlah penduduk di sana masih sebanyak 25 KK. Kini, pertumbuhan penduduk semakin banyak menyusul perkembangan daerah termasuk pemekaran dusun menjadi desa.
Sehingga, tahun ini tercatat jumlah penduduk Desa Kuta Tengah sebanyak 80 Kepala Keluarga atau 305 jiwa. Di sana warga hanya shalat beramaah lima waktu. ”Momen luar biasa ini,karena sejak 17 tahun menjadi masjid baru kali ini warga bisa shalat Jumat,” ujarnya.
Dandim 0118 Letkol Inf Winarko, S.Ag turut membantu masyarakat untuk memulai shalat Jumat di desa itu.
Sejumlah personel Kodim 0118 berbaur dengan warga bergotong-royong untuk persiapan Jumat perdana siang tadi. Kini, masjid dengan luas 10X10 meter sudah dimulai shlat berjamaah.
Bangunan ini juga terus dibenahi melalui dana desa yang dikucurkan walau skala kecil namun membuat masjid dengan lahan seluas 17 x 38 meter terbantu.(*)
Baca: Ribuan Jamaah Shalat Jumat Perdana di Masjid Baitussyarief, Bireuen
Baca: Tamu Pelantikan DPRK Lhokseumawe Dibagi Tiga Kelas, Ini Rincian Tamu VIP A dan Tempat Duduknya
Baca: Gangguan Kawanan Gajah Liar di Blang Lango Mulai Kondusif
Baca: Kick Off: Persiraja Vs Cilegon United, Ini Line Up Pemain
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/jumatpeerdddana.jpg)