Breaking News:

Aceh Besar Punya Garam Berkualitas  

Selain sebagai lumbung padi di Aceh, Kabupaten Aceh Besar juga memiliki garam berkualitas yang diproduksi petani garam Gampong Lam Ujong

FOTO MEDIA CENTER ACEH BESAR
Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali, meninjau lahan garam di Gampong Lam Ujong, Kecamatan Baitusalam, Jumat (6/9/2019). 

JANTHO - Selain sebagai lumbung padi di Aceh, Kabupaten Aceh Besar juga memiliki garam berkualitas yang diproduksi petani garam Gampong Lam Ujong, Kecamatan Baitusalam.

"Sejak 20 tahun lalu petani garam Lam Ujong sudah memproduksi garam berkualitas," kata Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali, saat meninjau lahan petani garam Gampong Lam Ujong bersama Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh Besar,  Agus Husni SP, Jumat (6/9/2019).

Lahan garam Gampong Ujong yang tersisa sekitar 2 hektare tersebut dikerjakan oleh 10 orang dengan jumlah produksi mencapai 100 kg/hari. Azhar, seorang petani garam saat dijumpai Bupati Aceh Besar menyampaikan bahwa saat ini beberapa warung makan berkelas di Banda Aceh hanya mau membeli garam Lam Ujong. "Warung makan sekelas Lem Bakri dan Hasan tidak mau garam lain. Mereka pesan satu karung setiap minggunya," ungkapnya.

Azhar bukan sekadar petani garam, tetapi sudah sangat ahli dalam mengolah, mengelola, memasarkan hingga diminta menjadi tutor produksi garam ke beberapa daerah, seperti Pidie Jaya hingga Aceh Selatan. "Harga jual garam produksi Lam Ujong saat ini mencapai Rp 5.000/Kg," terang Azhar kepada Bupati Mawardi Ali.

Dengan harga demikian, sangat layak dengan proses produksi yang sudah mudah saat ini. Untuk itu, Ia berharap agar pemerintah dapat membantu alat transportasi angkutan supaya lebih memudahkan distribusi ke luar dan tidak terbebani lagi dengan angkutan sewa.

Pada kesempatan itu, Bupati Aceh Besar meminta agar sisa lahan produksi garam tersebut tidak dijual dan pemerintah tidak akan mengeluarkan lagi izin pembangunan perumahan disana, seiring itu juga akan mengkaji lokasi pengembangan garam baru. "Garam disini sangat bagus kualitasnya dan bewarna putih kapas dan ini perlu diketahui oleh masyarakat luar," tutur Mawardi.

Bupati Mawardi Ali meminta Kadis Perikanan dan Kelautan Aceh Besar Agus Husni agar mengalokasikan anggaran untuk kebutuhan petani garam Lam Ujong. Sehingga dengan dana tersebut agar proses produksi dan distribusi lebih mudah lagi.

Turut juga bersama Bupati Aceh Besar meninjau lahan garam, Kepala DKP Aceh Besar Agus Husni SP, Direktur PDAM Tirta Mountala Ir Sulaiman, Camat Baitussalam Abubakar SAg.(hab/*)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved