Sponsored Content

Tim PKM Unsyiah dan Universitas Serambi Mekkah Serahkan Alat Penyulingan Minyak Kepada Kelompok Tani

Alat ini dapat mendorong petani yang ada di Desa Naga Umbang untuk dapat menanam bahan baku seperti sere wangi, nilam dan lain-lain

Tim PKM Unsyiah dan Universitas Serambi Mekkah Serahkan Alat Penyulingan Minyak Kepada Kelompok Tani
FOR SERAMBINEWS.COM
Tim pengabdian masyarakat kerjasama dua universitas, yaitu dosen dari Universitas Syiah Kuala, dan dari Universitas Serambi Mekkah memberikan bantuan berupa alat penyulingan minyak kepada Kelompok Tani "Pintoe Rimba" Desa Naga Umbang, Lhoknga Aceh Besar. 

SERAMBINEWS.COM - Tim pengabdian masyarakat kerjasama dua universitas, yaitu dosen Dr Kiman Siregar dari Universitas Syiah Kuala, dosen Ruka Yulia S.Si MT dan Sholihati SP M.Si dari Universitas Serambi Mekkah memberikan bantuan berupa alat penyulingan minyak kepada Kelompok Tani  “Pintoe Rimba” Desa Naga Umbang, Lhoknga Aceh Besar.

Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 28 Agustus 2019 ini terselenggara dengan baik atas dukungan dan pendanaan dari  Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Riset  Teknologi dan Pendidikan Tinggi (DPRM Kemenristek Dikti).

Penyerahan alat Penyulingan minyak ini merupakan kelanjutan dari Program Pengabdian Kepada Masyarakat yang sebelumnya telah diawali dengan sosialisasi dan Penyuluhan Kelompok Tani “Pintoe Rimba” Naga Umbang.

Baca: Dosen Unsyiah dan Universitas Serambi Mekkah Adakan Penyuluhan di Desa Naga Umbang

Tim pengabdian masyarakat kerjasama dua universitas, yaitu dosen dari Universitas Syiah Kuala, dan dari Universitas Serambi Mekkah memberikan bantuan berupa alat penyulingan minyak kepada Kelompok Tani
Tim pengabdian masyarakat kerjasama dua universitas, yaitu dosen dari Universitas Syiah Kuala, dan dari Universitas Serambi Mekkah memberikan bantuan berupa alat penyulingan minyak kepada Kelompok Tani "Pintoe Rimba" Desa Naga Umbang, Lhoknga Aceh Besar. (FOR SERAMBINEWS.COM)

Selama ini, Kelompok tani ini meproduksi minyak urut herbal dari bahan- bahan alam yang berasal dari hasil tanam desa tersebut hanya menggunakan alat-alat yang sederhana.

Menurut Ramli, Ketua Kelompok Tani “Pintoe Rimba”,  produksi minyak urut herbal sudah dilakukan ke berbagai daerah akan tetapi kurangnya peralatan membuat pihaknya tidak dapat menghasilkan minyak yang banyak.

Penyerahan alat penyulingan ini didasari oleh ketidak sedianya alat yang dibutuhkan Kelompok Tani “Pintoe Rimba” dalam mengolah dan membuat minyak herbal.

Dr Kiman Siregar, selaku Ketua Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) menyatakan bahwa alat penyulingan minyak ini dapat dimanfaatkan kelompok tani dengan menggunakan bahan dari sere wangi, nilam dan bahan herbal lainnya.

Alat ini dibuat dengan bahan stainless steel dengan kapasitas  bahan baku 5 kilogram.

Alat ini dapat mendorong petani yang ada di Desa Naga Umbang untuk dapat menanam bahan baku seperti sere wangi, nilam dan lain-lain.

Ketua PKM Dr Kiman Siregar mengatakan, melalui pembuatan alat penyulingan minyak modern ini diharapkan membantu masyarakat dari hilir ke hulu.

Halaman
12
Penulis: Hadi Al Sumaterani
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved