Amalan Sunnah Istimewa di Bulan Muharram, Ada Puasa Tasua & Asyura hingga Menyantuni Anak Yatim

Berikut ini empat amalan sunah yang bisa dilakukan umat Islam yang telah dikutip Tribunnews.com dari berbagai sumber

Amalan Sunnah Istimewa di Bulan Muharram, Ada Puasa Tasua & Asyura hingga Menyantuni Anak Yatim
(Tarbiyah.net)
Ilustrasi bulan Muharram (Tarbiyah.net) 

Rasulullah SAW bersabda yang artinya: "Puasa yang paling afdhol setelah puasa Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah di al-Muharram (HR. Muslim)."

Maksudnya adalah puasa secara mutlak, yakni memperbanyak puasa sunah.

Baca: Mengenang Ishak Daud, Panglima GAM yang Berani, Berhati Lembut dan Tampan

Baca: Info Lowongan Kerja: PLN Rekrutmen Pegawai, Terima Lulusan S1, D3 hingga D4, Daftar di Sini!

Baca: Puasa Tasua dan Asyura 10 Muharram, Simak Keutamaannya: Paling Mulia hingga Hapus Dosa Setahun

2.Puasa Tasu'a

Puasa sunah Tasu'a dilaksanakan sehari sebelum puasa Asyura atau tiap tanggal 9 Muharam.

Dengan demikian, puasa Tasu'a pada Muharram 1441 H bisa dilaksanakan pada Senin, 9 September 2019.

Hal ini berdasarkan pada hadits Nabi berikut:

وعن ابن عباس رَضِيَ اللَّهُ عَنهُما قال، قال رَسُول اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيهِ وَسَلَّم: ((لئن بقيت إلى قابل لأصومن التاسع)) رَوَاهُ مُسلِمٌ.

Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma dia berkata : ”Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Apabila (usia)ku sampai tahun depan, maka aku akan berpuasa pada (hari) kesembilan” (HR. Muslim).

Namun belum sampai di bulan Muharram tahun berikutnya, ternyata Rasulullah sudah meninggal dunia.

Imam Nawawi rahimahullaah menyebutkan ada tiga hikmah disyariatkannya puasa pada hari Tasu'a.

Halaman
1234
Editor: Amirullah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved