Berita Gayo Lues
Petugas Satlantas Sulap Jalan Gunyak Simpang Dikjar, Begini Penampakannya Sekarang
Badan jalan berlubang dan rusak di Gunyak Simpang Dikjar terkesan seperti disulap oleh petugas Satlantas Polres Galus tersebut.
Penulis: Rasidan | Editor: Yusmadi
Laporan Rasidan | Gayo Lues
SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN - Petugas Satlantas Polres Gayo Lues (Galus) kembali memperbaiki badan jalan yang selama ini rusak parah dan mengancam keselamatan pengguna jalan di Gunyak Simpang Dikjar, Senin (9/9/2019).
Amatan Serambinews.com, badan jalan berlubang dan rusak di Gunyak Simpang Dikjar terkesan seperti disulap oleh petugas Satlantas Polres Galus tersebut.
Pasalnya di lokasi itu sebelumnya sudah berulang kali terjadi kecelakaan tunggal.
Sejumlah warga Gunyak kepada Serambinews.com mengaku, di lokasi tersebut sebelumnya sudah beberapa kali terjadi kecelakaan tunggal.
Bahkan ada kendaraan pribadi yang melintas masuk jurang dan sebagian lagi nyaris masuk jurang dan nyangkut di pipa besi yang ada di bahu jalan tersebut.
"Setelah diperbaiki dengan cara ditambal aspal oleh petugas Satlantas Polres Galus itu, badan jalan terkesan seperti disulap dan sudah mudah dilintasi semua pengendara," sebut Ali Amran pengendara mobil pribadi itu yang turut menyaksi perbaikan jalan tersebut bersama sejumlah warga setempat.
Baca: Petugas Satlantas Polres Galus Tambal Jalan Berlubang di Pusat Kota Blangkejeren, Ini Lokasinya
Baca: 122 Personel Polres Amankan Pelantikan Anggota DPRK Galus, Begini Prosedur Pemeriksaannya
Baca: Dai Perbatasan Tutup Jalan Berlubang di Aceh Singkil
Kapolres Galus AKBP Eka Surahman melalui Kasat Lantas AKP Iwan Haji, kepada Serambinews.com, Senin (9/9/2019) mengatakan, petugas Satlantas dengan berseragam dikerahkan untuk memperbaiki jalan dengan cara ditambal aspal di Gunyak Simpang Dikjar.
Hal itu dilakukan untuk mengurangi resiko kecelakaan bagi pengguna jalan.
"Kondisi jalan berlubang sangat dikwatirkan keselamatan para pengendara selama ini terutama di malam hari dan pada saat hujan, karena lubang itu tergenang air, sehingga pengguna jalan dapat terperosok dan masuk kedalam jurang yang dalamnya mencapai belasan meter ke bawah," sebutnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/penimbunan-tambal-jalan.jpg)