Berita Pidie

Narkoba Hancurkan Generasi Aceh, Buktinya 2.516 Pemuda di Pidie Alami Gangguan Jiwa

Tercatat 2.516 pemud di Pidie mengalami gangguan jiwa akibat pengaruh narkoba.

Narkoba Hancurkan Generasi Aceh, Buktinya 2.516 Pemuda di Pidie Alami Gangguan Jiwa
SERAMBINEWS.COM/ MUHAMMAD NAZAR
Kepala BNNK Pidie, AKBP Werdha Sosetyo SE melakukan sosialisasi implemtasi Inpres Nomor 6 tahun 2018 tentang recana aksi nasional P4GN di Sigli, Selasa (10/9/2019). 

Laporan Muhammad Nazar | Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Tercatat 2.516 pemuda di Pidie mengalami gangguan jiwa akibat pengaruh narkoba.

Sebagian menjalani rehabilitasi dan sebagian rawat jalan di desanya.

Tingginya warga Pidie terseret narkoba karena masih banyak warga Pidie yang takut memberantas narkoba.

"Data BNNK Pidie mencatat 2.516 warga Pidie telah mengalami gangguan jiwa karena pengaruh narkoba," kata Kepala BNNK Pidie," kata Kepala BNNK Pidie, AKBP Werdha Sosetyo SE, kepada Serambinews.com, Selasa (10/9/2019) disela-sela sosialisais implemtasi Inpres Nomor 6 tahun 2018 tentang recana aksi nasional P4GN di Sigli.

Sosialisasi P4GN diikuti polisi, TNI, keuchik, camat dan aparatur gampong lainnya.

Ia menyebutkan, dominan mereka yang terpengaruh narkoba adalah pemuda dari kalangan warga miskin.

Sebab, kata Werdha, pemuda miskin dengan dilatarbelakangi rendahnya pendidikan agama menjadi target pengedar narkoba.

Baca: Keuchik Alue Ambang Sebut Raja Saputra yang Meninggal Bunuh Diri Alami Gangguan Jiwa

Baca: Pemkab Aceh Timur Beri Perhatian Kepada Janda Gangguan Jiwa yang Sedang Hamil

Baca: Dinsos Upayakan Rujuk Pasien Gangguan Jiwa dan Dua Anaknya ke Banda Aceh

Apalagi pemuda tersebut diiming-iming dengan harga jual sabu yang menggiurkan.

Juga banyak warga yang tidak peduli terhadap bahaya narkoba.

Untuk memutuskan mata rantai peredaran narkoba di Pidie, kata AKBP Werdha, masyarakat dan keuchik harus berperan aktif memberantas narkoba.

Keuchik juga harus membuat qanun gampong untuk menindaklanjuti Peraturan Bupati Nomor 127 tahun 2018 tentang pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN).

"Keuchik jangan takut memberantas narkoba. Sebab, sampai saat ini masih adanya keuchik di Pidie takut menciptakan desa bersih dari narkoba," tegasnya.

Ia menambahkan, petugas Kamtibmas Polres Pidie dan Babinsa menjadi ujung tombak untuk menghentikan masuknya narkoba ke gampong.

"Kamtibmas dan Babinsa harus bekerja keras menciptakan gampong bersih dari narkoba. Perlu diketahui, saat ini Kecamatan Indrajaya, Mila dan Delima lumbung narkoba yang dipasok dari luar negeri," ujarnya. (*)

Penulis: Muhammad Nazar
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved