Berita Banda Aceh

Isi Seminar di UIN Ar-Raniry, Haji Uma Bicara Soal Melindungi Seni dan Budaya Aceh

"Pembatasan budaya yangsesuai syariat Islam, mungkin selama ini hal itu kurang disenangi pihak tertentu, tapi justru telah menyelamatkan budaya Aceh,"

Isi Seminar di UIN Ar-Raniry, Haji Uma Bicara Soal Melindungi Seni dan Budaya Aceh
SERAMBINEWS.COM/JAFARUDDIN
Anggota DPD RI, Sudirman alias Haji Uma 

Ia juga mengajak masyarakat, menjadikan media sosial untuk mengkampanyekan budaya Islami.

"Mari kita gunakan sosial media untuk mempromosikan budaya Islam, 'Tanyoe beek lalei ngon Tik Tok' artinya kita jangan sibuk dengan tik tok. Mari kita gunakan sosmed dengan bijak kita manfaat untuk mempromosikan budaya Aceh yang mengandung nilai-nilai yang islami," ajaknya. 

Baca: Pengurusan Paspor di Kantor Imigrasi Takengon Meningkat Paska Musim Haji

Ia menambahkan,  hancur dan majunya sebuah bangsa, pintu utamanya adalah budaya. 

"Ada negara yang hancur bukan karena kekuatan militer, tetapi karena hancurnya budaya," ungkap Haji Uma.

Haji Uma juga mendorong, agar penampilan budaya Aceh dapat disukai oleh masyarakat Aceh dan menjadi tontonan favorit. 

Karena,  kata dia,  selama ini konser band selalu mendapat sponsor swasta.

Sedangkan acara budaya selalu harus disponsori pemerintah. 

"Kedepan ini jangan lagi seperti ini, acara seni budaya harus banyak sponsor,  jangan cuma harap dari pemerintah, " ujarnya.

Baca: Wakil Rakyat Aceh di DPR RI, Irmawan, Minta Pembangunan Waduk Tiro Dilanjutkan

Haji Uma juga mengatakan bahwa, seni budaya Aceh tidak harus bertentangan dengan syariat.

Jika pun ada suatu seni yang bertentangan,  maka sebaiknya dikembangkan seni lain yang tak bertentangan. 

Halaman
123
Penulis: Muhammad Nasir
Editor: Nurul Hayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved