Breaking News:

Pemerintah Aceh

Ketika Pejabat Eselon II, III, dan IV Presentasikan Kerja dan Kinerja dalam Bahasa Aceh

Pembekalan lanjutan bagi para pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Aceh, dilakukan untuk memperbaiki kinerja pegawai pemerintahan

Editor: Zaenal
HUMAS ACEH
Sekretaris Daerah Aceh, Taqwallah, pembekalan pejabat struktural Pemerintah Aceh, Senin (9/9/2019). 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Ada yang menarik dari prosesi pembekalan pejabat struktural Pemerintah Aceh yang digelar sejak Senin (9/9/2019).

Para pejabat mulai Eselon II, III dan IV mempresentasikan kerja dan kinerjanya dalam bahasa daerah.

Iya, mereka menyampaikan materi presentasi secara penuh dalam bahasa Aceh.

Sekretaris Daerah Aceh, Taqwallah, sistem penyampaian materi tersebut merupakan hal baru, agar para pejabat lebih teleti mempelajari sistem kerja di setiap instansi masing-masing.

"Sengaja saya suruh pakai bahasa Aceh agar anda bisa memaknai itu dan mengerti substansi kerja Anda," kata Taqwallah, dilansir siaran pers Humas Aceh, Senin (9/9/2019).

Taqwallah mengatakan, pembekalan lanjutan bagi para pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Aceh, dilakukan untuk memperbaiki kinerja pegawai pemerintahan, sehingga citra Aparatur Sipil Negara menjadi lebih baik.

Baca: Mantan Gubernur Aceh Abdullah Puteh Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kasus Penggelapan Uang Investor

Baca: Abdullah Puteh Nyatakan Banding dan Tidak Langsung Ditahan, Begini Penjelasan Hakim

Ia menginginkan ada inovasi-inovasi yang ditawarkan oleh pegawai sehingga hubungan baik dengan mitra sukses masing-masing bagian di pemerintahan terjalin dengan baik.

"Kita mengemban amanah untuk berbuat dan memudahkan orang," kata Taqwallah.

Artinya, ujar dia, seluruh pegawai dituntut untuk memberikan layanan terbaik pada masyarakat.

Selain itu, Taqwallah meminta agar setiap kegiatan dilakukan bersama demi terciptanya percepatan kerja.

Bukan hanya itu, ada kerja lintas SKPA yang tak dapat dipisahkan.

Misal saja kerja Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dengan Badan Keuangan Aceh maupun kerja Rumah Sakit Zainoel Abidin dengan Dinas Kesehatan.

Kepada SKPA yang punya keterkaitan itu, diminta untuk meningkatkan intensitas koordinasi.

"Jangan ada ego masing-masing. Jangan ada anggapan setara eselon ngak perlu koordinasi," kata Taqwallah.

Untuk itu, ia meminta agar tidak ada instansi yang saling menyembunyikan informasi.

Baca: Timnas Indonesia Dibantai Thailand di SUGBK, Malaysia Juga Dikalahkan UEA

Baca: Dukung Edaran Wali Kota, LAN Lhokseumawe Sosialisasikan Antinarkoba Menggunakan Bahasa Aceh

Baca: Camat Blang Mangat Keluarkan Surat Berbahasa Aceh  

Sekda juga berpesan agar pejabat pemerintahan untuk mengelola anggaran secara bermanfaat dan terjaga.

Kasi Logistik BPBA, Iskandar, mengatakan pembekalan yang diberikan bagi pejabat struktural tersebut sangat berguna.

Di mana, dengan pembekalan tersebut para pejabat bisa menginventaris orang yang sejajar, atasan hingga bawahan, sesuai dengan potensi masing-masing.

"Kadang kita terlalu cuek dengan kondisi di sebelah. Padahal jika mau lebih peduli kita bisa tahu potensi dari mereka. Jadi (lewat) pembekalan ini bisa jadi tambahan ilmu, tentang trik menginventaris dan memanfaatkan orang di sekitar kita," kata Iskandar usai pembekalan tersebut.(*)

Baca: Ini Fakta Baru yang Terungkap dalam Sidang Kasus Pria Bunuh Istri dan Dua Anaknya

Baca: Pewaris Hotel Atjeh, Lukman Hakim, Jangan Biarkan Sejarah Terkubur Ditelan Zaman

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved