Berita Banda Aceh

Mendarat Dini Hari, Jelang Subuh Tadi Jamaah Kloter Delapan Diserahkan ke Keluarga

Jelang subuh, jamaah asal Aceh Besar dan Banda Aceh itu pun sudah diserahkan dan bertemu dengan keluarga masing-masing di Asrama Haji Aceh, Banda Aceh

Mendarat Dini Hari, Jelang Subuh Tadi Jamaah Kloter Delapan Diserahkan ke Keluarga
FOTO/M NASRIL
Seorang jamaah haji Aceh Kloter 7 dibawa dengan ambulans usai mendarat di Bandara SIM, Senin (9/9/2019) malam. 

Jelang subuh, jamaah asal Aceh Besar dan Banda Aceh itu pun sudah diserahkan dan bertemu dengan keluarga masing-masing di Asrama Haji Aceh.

Mendarat Dini Hari, Jelang Subuh Jamaah Kloter 8 Diserahkan Kepada Keluarga, 

Laporan Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Jamaah Haji Aceh yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 8 mendarat di di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blangbintang, Aceh Besar, Rabu (11/9/2019) dini hari sekitar pukul 00:39 WIB.

Jelang subuh, jamaah asal Aceh Besar dan Banda Aceh itu pun sudah diserahkan dan bertemu dengan keluarga masing-masing di Asrama Haji Aceh, Banda Aceh.

Para jamaah disambut haru dan pelukan hangat oleh keluarga masing-masing yang sudah menunggu di kompleks asrama.

Dari asrama haji langsung kembali ke rumah masing-masing bersama keluarga.

Dari Bandara, jamaah menuju asrama untuk proses pelepasan oleh pejabat Kanwil Kemenag Aceh melalui Kabag TU Kemenag Aceh, Saifuddin SE.

Baca: Penindakan Perambah Hutan Harusnya Sampai ke Penjara

Baca: Pagi Ini, 30 Anggota DPRK Banda Aceh Dilantik, Bisa Juga Ditonton Melalui Layar di Halaman Depan

Baca: Video - Pelantikan 25 Anggota DPRK Lhokseumawe Periode 2019-2024

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi/Debarkasi Aceh, Drs HM Daud Pakeh menjelaskan, jamaah kloter 8 Aceh sudah check out dari Hotel Taiba Rose dan Manarat Al Aqsa di Madinah sejak, Selasa (10/9/2019) pukul 07.30 Waktu Arab Saudi (WAS) menuju Bandara Prince Mohammad bin Abdul Aziz (MED).

Dari bandara Madinah, jamaah yang dikomandoi Ketua kloter 08-BTJ, H Rusli Sulaiman lepas landas pukul 12.30 WAS.

Menurut Daud, dari 390 jamaah, termasuk petugas kloter delapan yang berangkat, tidak ada yang meninggal dunia di Arab Saudi dan semua sudah kembali.

Dalam kloter ini terdapat 22 jamaah yang butuh alat bantu kursi roda, meski sepuluh di antaranya membawa kursi roda sendiri.

Selain itu dua jamaah juga butuh penanganan khusus, yaitu Nuraini yang dirawat di KKHI dan Muhammad Badri Ismail (55 tahun) karena didiagnosa hipertensi idiopatik dan kelebihan kadar gula darah (DM tipe 2). (*)

Penulis: Muhammad Nasir
Editor: Mursal Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved